Pedagang Pasar Galala Kompak Dukung Sherly Tjoanda Dua Periode, Sang Gubernur Langsung Nyeletuk Begini!

Redaksi
Tambahkan
...
0
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda saat Melakukan Kunjungan ke Pasar Galala, Sofifi (Doc. Istimewa)
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda saat Melakukan Kunjungan ke Pasar Galala, Sofifi (Doc. Istimewa)

MALUKU UTARA, SURAT KABAR - Aspirasi perbaikan infrastruktur Pasar Galala, Sofifi, menjadi sorotan utama saat Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda melakukan kunjungan kerja ke lokasi tersebut. Di tengah berbagai keluhan yang disampaikan para pedagang mengenai kondisi pasar, muncul pula dukungan agar Sherly melanjutkan kepemimpinannya hingga periode berikutnya.

Kunjungan itu dilakukan Sherly Tjoanda bersama Ketua PKK Maluku Utara Hj Rusni Sarbin. Kehadiran orang nomor satu di Maluku Utara tersebut bertujuan memantau kondisi pasar sekaligus memastikan stabilitas harga bahan pokok bagi masyarakat dan para pelaku usaha kecil.

Sherly dikenal sebagai salah satu kepala daerah yang aktif membagikan aktivitas pemerintahan melalui media sosial. Dalam berbagai unggahannya, interaksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian dari pendekatan yang dibangun bersama Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe. Pola komunikasi yang intens tersebut kerap menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Hal itu terlihat saat kunjungan ke Pasar Galala. Selain persoalan harga kebutuhan pokok, para pedagang juga menyampaikan sejumlah keluhan terkait kondisi fasilitas pasar yang dinilai perlu segera dibenahi demi menunjang aktivitas perdagangan.

Saat meninjau area pasar, Sherly didatangi seorang pedagang perempuan yang langsung menyampaikan harapannya terkait kondisi infrastruktur di lokasi tersebut.

“Kita ibu-ibu di sini sepakat harus ibu lihat itu punya jalan,“ ujar seorang ibu yang berdagang di Pasar Galala.

“Sudah, su lihat, su rencana mau bikin, selain jalan apa lagi?,“ tanya Sherly Tjoanda.

Pedagang tersebut kemudian menjelaskan sejumlah persoalan lain yang mereka hadapi sehari-hari.

“Selain jalan, pasar juga ini kita pakai bikin pribadi loh ibu, itu yang kita harus bilang, terus harus bersih, sepatu-sepatu ini tak da mau masuk karena tong bilang becek, tong be jualan hancur,“ kata sang pedagang.

Keluhan itu menjadi gambaran kondisi yang selama ini dirasakan para pedagang. Mereka berharap pembenahan pasar tidak hanya menyasar akses jalan, tetapi juga penataan lingkungan dan kebersihan agar aktivitas jual beli dapat berjalan lebih baik.

Namun di tengah pembicaraan mengenai kebutuhan perbaikan fasilitas pasar, suasana mendadak berubah ketika pedagang tersebut menyampaikan dukungannya kepada Sherly Tjoanda.

“Ah terus tong ibu-ibu semua dukung pa ibu tong laki bini juga tak ada baku iko, tong pilih pak ibu itu saja,“ jelasnya.

Pernyataan itu langsung disambut Sherly dengan nada bercanda. Meski demikian, ia mengakui dukungan masyarakat memiliki arti penting dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Yang penting ibu-ibu dukung, laki-laki tak ada tak da pa. Bapak dukung kita toh? Bapak dukung kita,“ papar Sherly.

Usai menanggapi dukungan tersebut, Sherly kembali menegaskan komitmennya untuk merealisasikan kebutuhan pembangunan yang disampaikan para pedagang.

“Nanti jalan saya bikin, lagi di bikin perencanaan jalan dan bangunannya dirapihin, oke?,“ sambungnya lagi melanjutkan pembicaraan.

Tidak berhenti sampai di situ, sejumlah pedagang kemudian meneriakkan dukungan agar Sherly Tjoanda dapat memimpin Maluku Utara selama dua periode. Seruan tersebut bahkan diikuti ucapan “amin” dari pedagang lain yang berada di lokasi.

“Sa (saya) dukung ibu dua kali periode,” pekik ibu tersebut diikuti ucapan amin dari pedagang di Pasar Galala, Sofifi.

Mendengar seruan itu, Sherly tampak terkejut. Ia kemudian mencolek sang pedagang sambil menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menuntaskan amanah pada periode pertama kepemimpinannya sebagai Gubernur Maluku Utara.

“Eh belum, satu selesai dulu,“ tegas Sherly yang disambut tawa para pedagang. (SAT)

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar