Iklan

Mudik Lebaran 2026, Polres Cimahi Hadirkan Bengkel Mobile 24 Jam

Posting Komentar
Ilustrasi Bengkel Mobile 24 Jam Polres Cimahi
SURAT KABAR, CIMAHI - Antisipasi terhadap lonjakan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi mulai dimatangkan. Persoalan mudik tak hanya berkutat pada kepadatan lalu lintas, tetapi juga kesiapan layanan darurat di jalur perjalanan pemudik.

Di wilayah hukum Polres Cimahi, strategi pengamanan mudik tahun ini dirancang lebih adaptif. Selain menyiagakan personel dengan pembagian tugas yang bervariasi, kepolisian menghadirkan inovasi Bengkel Mobile gratis yang beroperasi selama 24 jam nonstop.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra, menjelaskan pengamanan mudik Lebaran 2026 akan melibatkan Tim Urai yang bergerak dinamis untuk mengantisipasi kemacetan dan potensi gangguan lalu lintas, baik saat arus mudik maupun arus balik.

Tak hanya fokus pada pengaturan kendaraan, kepolisian juga merespons persoalan teknis yang kerap dialami pemudik di perjalanan. Salah satunya melalui penyediaan Bengkel Mobile yang dapat diakses tanpa biaya.

"Dua kendaraan box ini akan berfungsi sebagai Bengkel Mobile yang dilengkapi dengan anggota, montir, serta perlengkapan untuk memperbaiki kerusakan ringan seperti tambal ban, isi angin, ganti busi, dan servis ringan lainnya," kata Niko belum lama ini.

Menurut Niko, inovasi tersebut merupakan terobosan dari Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya pemudik yang mengalami kendala kendaraan di tengah perjalanan.

Dua unit Bengkel Mobile itu akan disebar di titik strategis. Satu unit ditempatkan di wilayah Kabupaten Bandung Barat, sementara unit lainnya melayani kawasan Kota Cimahi. 

Ia melanjutkan, layanan tersebut juga menjangkau daerah Margaasih dengan pola patroli bergerak untuk mendeteksi pemudik yang membutuhkan bantuan darurat.

"Pemudik yang membutuhkan layanan dapat menghubungi hotline Lapor Pak Kapolres dengan nomor 0812-7575-2003," katanya.

"Kemudian kami akan segera mengirimkan tim untuk membantu agar mereka dapat kembali ke kampung halaman dengan selamat," tandasnya.

Langkah ini menegaskan pendekatan pengamanan mudik dari sekadar pengawasan lalu lintas menjadi pelayanan berbasis kebutuhan pemudik. 

Dengan kondisi jalur mudik yang rawan kepadatan dan risiko kerusakan kendaraan, kehadiran Bengkel Mobile dinilai krusial untuk meminimalisir potensi kecelakaan serta keterlambatan perjalanan. (SAT)

Related Posts

Posting Komentar