![]() |
| Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cimahi saat Apel di Kecamatan Cimahi Selatan (Doc. Istimewa) |
SURAT KABAR, CIMAHI - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cimahi menyoroti kedisiplinan dan produktivitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah setempat. Dengan jumlah ASN yang mencapai 6.094 orang, pemerintah kota menilai kinerja pegawai harus benar-benar maksimal agar anggaran pendapatan dan belanja daerah atau APBD bisa dipakai lebih efektif untuk pelayanan publik.
Kepala BKPSDM Kota Cimahi, Siti Fatonah, mengatakan ada dua hal utama yang kini menjadi perhatian, yakni disiplin jam kerja dan produktivitas kerja yang ditargetkan mencapai 450 menit per hari. Menurut dia, ASN dituntut hadir tepat waktu dan bekerja optimal demi memberikan pelayanan yang memuaskan bagi masyarakat.
“Untuk penataan administrasi, seluruh ASN wajib mengunggah Dokumen Manajemen Sistem ke MyASN. Targetnya 100 persen selesai pada 19 Juni 2026. Data mulai dari SK CPNS sampai riwayat terbaru harus diarsipkan secara digital ke BKN,” kata Siti saat dikonfirmasi, Selasa (9/6/2026).
Ia menegaskan, proses unggah DMS tidak bisa diwakilkan kepada orang lain. Setiap ASN harus mengakses dan mengunggah dokumennya melalui akun MyASN masing-masing.
“Kalau mau naik pangkat atau pensiun, kita otomatis ambil data dari sana,” ujarnya.
BKPSDM, kata Siti, juga akan memantau perkembangan unggahan itu setiap hari. Bahkan, pihaknya akan merilis peringkat kinerja organisasi perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan berdasarkan kecepatan penyelesaian upload DMS.
“Update terbaru, unit kerja yang dinilai paling lambat akan menjadi sorotan.” katanya.
Selain administrasi digital, BKPSDM juga menekankan soal disiplin dan suasana kerja yang kondusif di kantor. Siti mengingatkan agar lingkungan kerja tetap tertib dan jauh dari konflik internal.
“Kantor itu rumah kedua. Jangan sampai ribut, jangan sampai ada masalah internal,” tandasnya. (SAT)


Posting Komentar