Ketua Umum DKLPT Nanda Saputra Raih Gelar Doktor di UNS, Disertasi Hadih Maja Aceh Soroti Kearifan Lokal dan Kesadaran Ekologis

Redaksi
Tambahkan
...
0
Ketua Umum DKLPT Nanda Saputra Raih Gelar Doktor di UNS, Disertasi Hadih Maja Aceh Soroti Kearifan Lokal dan Kesadaran Ekologis

SURAT KABAR – Ketua Umum Asosiasi Dosen, Kolaborasi, Lintas Perguruan Tinggi (DKLPT), Nanda Saputra, M.Pd., resmi menyandang gelar Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta. 

Gelar tersebut diraih setelah ia sukses mempertahankan disertasinya di hadapan tim penguji, sekaligus menegaskan komitmennya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan berbasis kearifan lokal dan kesadaran ekologis.

Pencapaian akademik ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Nanda Saputra secara pribadi, tetapi juga menjadi momentum penting bagi keluarga besar Asosiasi DKLPT yang selama ini aktif memperkuat kolaborasi akademik antardosen serta perguruan tinggi di Indonesia maupun tingkat internasional.

Dalam sidang doktoralnya, Nanda Saputra mengangkat disertasi berjudul "Hadih Maja Aceh dalam Perspektif Ekokritik Cheryll Glotfelty dan Pemanfaatannya dalam Penyusunan Buku Teks Apresiasi Sastra di Perguruan Tinggi."

Melalui penelitian tersebut, Nanda mengkaji nilai-nilai ekologis yang terkandung dalam hadih maja Aceh menggunakan perspektif ekokritik Cheryll Glotfelty. Hasil kajian itu kemudian dikembangkan sebagai bahan ajar apresiasi sastra di perguruan tinggi.

Penelitian tersebut menempatkan hadih maja bukan sekadar ungkapan tradisional masyarakat Aceh, melainkan sebagai warisan intelektual yang memuat nilai etika, budaya, sekaligus kesadaran ekologis. 

Berbagai pesan mengenai hubungan manusia dengan alam, pelestarian lingkungan, pemanfaatan sumber daya secara bijaksana, hingga tanggung jawab terhadap keberlanjutan kehidupan menjadi bagian penting dalam penelitian tersebut.

Melalui kajian itu pula, Nanda Saputra berupaya menghubungkan sastra, kearifan lokal, dunia pendidikan, dan isu lingkungan sehingga hasil penelitiannya dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran apresiasi sastra yang lebih kontekstual serta relevan dengan perkembangan pendidikan tinggi saat ini.

Majelis Pakar Asosiasi DKLPT, Billy Martasandy, memberikan apresiasi atas keberhasilan Nanda Saputra menyelesaikan pendidikan doktoralnya. 

Menurutnya, disertasi tersebut memiliki nilai strategis karena berhasil mengangkat hadih maja Aceh sebagai warisan budaya yang kaya akan nilai kehidupan sekaligus menawarkan pendekatan baru dalam pembelajaran sastra.

"Penelitian ini tidak hanya menjadi bentuk penyelesaian karya ilmiah, tetapi juga menunjukkan komitmen akademik dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang bertanggung jawab. Kajian ini membuktikan bahwa sastra bukan hanya karya estetis, melainkan juga media untuk membangun kesadaran terhadap hubungan harmonis antara manusia, budaya, dan lingkungan," ujar Billy Martasandy.

Billy menilai penggunaan perspektif ekokritik dalam penelitian tersebut membuktikan bahwa tradisi lisan memiliki potensi besar sebagai instrumen pendidikan yang efektif untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat nilai-nilai keberlanjutan.

Ia juga mengapresiasi langkah Nanda Saputra yang mengimplementasikan hasil penelitiannya ke dalam penyusunan buku teks apresiasi sastra bagi perguruan tinggi. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa penelitian tidak berhenti pada aspek teoritis, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan.

"Integrasi antara kajian sastra, budaya lokal, pendidikan, dan lingkungan merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi saat ini. Perguruan tinggi tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap budaya, masyarakat, dan kelestarian lingkungan," katanya.

Billy turut menyampaikan penghargaan kepada promotor, kopromotor, tim penguji, keluarga, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses penyusunan disertasi. Ia berharap hasil penelitian tersebut mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu sastra, pelestarian hadih maja Aceh, sekaligus memperkuat kesadaran ekologis di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Nanda Saputra mengaku bersyukur atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan doktor di Universitas Sebelas Maret.

"Alhamdulillah, saya bersyukur dapat menyelesaikan pendidikan doktor di Universitas Sebelas Maret. Capaian ini bukan semata-mata keberhasilan pribadi, melainkan hasil doa, dukungan, bimbingan, dan kerja sama dari keluarga, promotor, kopromotor, para penguji, rekan-rekan akademisi, serta seluruh keluarga besar Asosiasi DKLPT," ujarnya.

Menurut Nanda, gelar doktor yang diraihnya bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi menjadi amanah untuk terus menghadirkan manfaat melalui penelitian, pengajaran, publikasi ilmiah, hingga memperkuat kolaborasi antarlembaga pendidikan.

"Gelar doktor harus menjadi penguat komitmen untuk terus meneliti, menulis, mengajar, membangun kolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan," katanya.

Di bawah kepemimpinan Nanda Saputra, Asosiasi DKLPT diketahui aktif menyelenggarakan seminar nasional maupun internasional, konferensi ilmiah, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, penerbitan buku, publikasi ilmiah, hingga membangun berbagai kerja sama dengan perguruan tinggi serta lembaga pendidikan.

Keberhasilan meraih gelar doktor tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Asosiasi DKLPT sebagai wadah kolaborasi bagi dosen, peneliti, praktisi pendidikan, dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Bagi keluarga besar DKLPT, capaian tersebut menjadi inspirasi bahwa kepemimpinan organisasi, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kapasitas akademik dapat berjalan secara beriringan. 

Selain itu, hasil penelitian Nanda Saputra diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan Pendidikan Bahasa Indonesia, pembelajaran sastra, pelestarian kearifan lokal Aceh, sekaligus memperkuat kesadaran ekologis di lingkungan pendidikan. (SAT)

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar