Pemkot Cimahi Gelar Musrenbang 2026, Sinkronisasi Prioritas Pembangunan Menuju RKPD 2027

Redaksi
Tambahkan
...
0
Pemkot Cimahi saat Gelar Musrenbang 2026 Secara Daring.
SURAT KABAR, CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota Cimahi Tahun 2026 di Ruang Rapat Wali Kota Cimahi yang dilaksanakan secara daring. Forum ini menjadi tahapan penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Cimahi Tahun 2027.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat aktif dalam proses perencanaan pembangunan daerah tersebut.

"Seluruh proses ini merupakan ruang kolektif kita untuk mendengarkan, menyerap, dan merumuskan arah pembangunan yang benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat," ujar Adhitia belum lama ini.

Menurutnya, Musrenbang tingkat kota merupakan momentum strategis dalam menentukan arah pembangunan Kota Cimahi, khususnya dalam penyusunan RKPD tahun mendatang.

“Di forum inilah kita menyepakati masalah yang harus diselesaikan, menajamkan prioritas, dan memastikan setiap program memiliki manfaat serta dampak yang jelas. Kita ingin perencanaan yang bukan hanya ideal di atas kertas, tetapi kuat dalam implementasi dan terukur hasilnya,” tegasnya.

Adhitia juga menekankan bahwa proses perencanaan pembangunan harus dilakukan secara partisipatif, cerdas, terintegrasi, dan adaptif terhadap berbagai perubahan.

“Kita tidak bisa lagi bekerja dalam sekat-sekat sektoral. Setiap program harus terhubung dalam skema cross cutting, saling menguatkan, dan memberikan impact nyata bagi masyarakat. Tidak boleh ada tumpang tindih, tidak boleh ada anggaran yang tidak efektif, yang ada adalah kolaborasi dan akuntabilitas untuk prioritas pembangunan kota,” tegasnya.

Dalam menghadapi dinamika ekonomi global, tekanan lingkungan, meningkatnya kebutuhan layanan publik, serta tuntutan transparansi, Adhitia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk meninggalkan ego sektoral dan memperkuat kerja sama.

Ia juga menyoroti tiga fokus utama dalam perencanaan pembangunan, yakni penentuan prioritas pembangunan yang jelas dan berorientasi pada hasil, penguatan sinergi antar perangkat daerah dan pemangku kepentingan, serta memastikan setiap program memiliki indikator kinerja yang SMART dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

"Apapun yang terjadi di tahun 2027 kondisi fiskal kita, prioritas pembangunan yang sudah tercantum di dalam Visi Misi dan program Prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk Kota Cimahi ini harus tetap berjalan," tegasnya.

Adhitia juga mengingatkan pentingnya nilai kebersamaan dalam proses pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Kota Cimahi, saya menegaskan bahwa prioritas usulan hasil kesepakatan dalam forum ini akan menjadi bahan pertimbangan serius dalam penyusunan RKPD tahun 2027. Semua masukan adalah energi dan referensi bagi kita untuk menyusun kebijakan yang lebih tajam dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Maria Fitriana menjelaskan bahwa Musrenbang Kota Cimahi 2026 merupakan puncak dari rangkaian proses perencanaan pembangunan tahunan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan.

Proses tersebut diawali dengan pelatihan fasilitator perencanaan pembangunan, rembug warga tingkat RW, musrenbang tingkat kelurahan, musrenbang kecamatan, hingga forum perangkat daerah.

"Forum ini bertujuan menyepakati usulan kegiatan prioritas pembangunan daerah yang akan disinkronkan dengan prioritas pembangunan Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, dan nasional, serta menjaring masukan untuk penyempurnaan rancangan RKPD Tahun 2027," ujar Maria.

Dalam forum tersebut juga dibacakan hasil penetapan usulan prioritas dari masing-masing bidang pembangunan, mulai dari bidang sosial dan budaya, pemerintahan, ekonomi, hingga fisik.

Musrenbang Kota Cimahi Tahun 2026 diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, DPRD Kota Cimahi dan Provinsi Jawa Barat, Bappeda Provinsi Jawa Barat, Bapperida/Bappelitbangda kabupaten/kota sekitar, perangkat daerah, camat dan lurah, LPM, tokoh masyarakat, organisasi kebudayaan, forum wartawan, organisasi keagamaan, LSM/ormas, organisasi ketenagakerjaan, organisasi pendidikan, serta delegasi kecamatan se-Kota Cimahi.

"Output kegiatan ini berupa berita acara, bahan masukan prioritas pembangunan daerah, serta usulan prioritas program dan kegiatan sebagai bahan penyempurnaan RKPD Kota Cimahi Tahun 2027," tandasnya. (SAT)

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar