SURAT KABAR, CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi mulai mematangkan persiapan program mudik gratis menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan seluruh armada transportasi yang akan digunakan berada dalam kondisi laik jalan dan aman bagi para pemudik.
Sebanyak 15 unit bus yang akan mengangkut 720 peserta mudik gratis dijadwalkan berangkat pada 18 Maret 2026. Sebelum digunakan, kendaraan-kendaraan tersebut menjalani Ramp Check yang dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi.
Pemeriksaan kendaraan tersebut digelar di Unit Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Cimahi, yang berlokasi di Jl. HMS Mintareja, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, pada Kamis, 12 Maret 2026.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kondisi teknis kendaraan, tetapi juga mencakup kelengkapan administrasi hingga kesiapan kru pengemudi yang akan mengantar para pemudik menuju kampung halaman.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira, turun langsung ke lokasi untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan sesuai prosedur. Ia meninjau satu per satu armada yang akan digunakan sekaligus memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan serta kesiapan para pengemudi.
Menurut Adhitia, pemeriksaan seperti ini merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh para pengusaha otobus yang menyediakan armada untuk angkutan mudik, terutama pada periode arus mudik Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat.
"Sebagaimana diketahui, UPT PKB ini sudah mewajibkan khususnya kepada pengusaha-pengusaha atau PO-PO bus yang ada di Kota Cimahi yang akan menggunakan kendaraannya untuk nanti di Idul Fitri atau pada saat arus mudik ya, akan digunakan, wajib juga ikut ramp check," ujarnya pada awak media di lokasi.
Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kendaraan yang akan mengangkut ratusan pemudik tersebut benar-benar aman digunakan dalam perjalanan jarak jauh.
Selain kondisi fisik kendaraan, proses ramp check juga mencakup pemeriksaan dokumen kendaraan serta identitas pengemudi.
Adhitia menegaskan, seluruh dokumen penting seperti SIM, STNK, dan berbagai kelengkapan administrasi lainnya telah diperiksa oleh pihak terkait, termasuk kepolisian.
"Terkait surat-surat kendaraan, Adhitia menegaskan sudah dicek surat-surat, SIM, STNK, dan lain sebagainya. Syarat yang sifatnya administrasi dicek oleh pihak kepolisian," imbuhnya.
Tidak hanya itu, para kru bus yang bertugas juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisi fisik mereka benar-benar prima saat membawa pemudik menempuh perjalanan jauh.
"Tadi dicek sudah lulus, kemudian tidak lupa juga kru-nya, khususnya driver, juga nanti ada cek tes kesehatan. Sehingga driver nya juga pada saat pelaksanaannya memang kondisinya baik," bebernya.
Adhitia menambahkan bahwa setiap bus akan dilengkapi oleh tiga kru untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan para penumpang.
"Jadi siap nyetir jauh, dan setiap bus ada tiga kru ya, dua sopir, satu kenek, seperti itu," tambah Adhitia.
Sebelumnya, Kepala Dishub Kota Cimahi, Endang menjelaskan bahwa ramp check dilakukan dengan pendekatan menyeluruh. Pemeriksaan mencakup berbagai komponen penting kendaraan yang berhubungan langsung dengan keselamatan perjalanan.
Kata Endang, tim Dishub memeriksa sejumlah aspek teknis kendaraan seperti sistem pengereman, kondisi lampu, hingga berbagai perangkat keselamatan lalu lintas.
Selain itu, petugas juga memastikan seluruh dokumen kendaraan lengkap dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Kelengkapan seperti bukti kendaraan itu memang surat-suratnya lengkap atau tidak, kita cek," ujarnya saat diwawancarai di kantornya, Senin (9/3/26).
Endang menuturkan, ada dua aspek utama yang menjadi perhatian dalam proses pemeriksaan tersebut, yakni kondisi teknis kendaraan serta kelengkapan administrasi. Kedua aspek ini dinilai sangat krusial karena berkaitan langsung dengan keselamatan para pemudik selama perjalanan.
Dishub Cimahi, kata Endang, ramp check bukan sekadar prosedur rutin, tetapi menjadi langkah preventif untuk menghindari berbagai risiko yang mungkin terjadi selama perjalanan mudik.
Dengan memastikan kendaraan berada dalam kondisi prima, pemerintah daerah berharap perjalanan para pemudik dapat berlangsung lancar tanpa kendala teknis di tengah perjalanan.
Sebanyak 15 armada bus yang disiapkan untuk program mudik gratis tersebut telah menjalani seluruh proses pemeriksaan yang diperlukan.
"Karena kendaraan yang kita gunakan ini kan harus betul-betul laik jalan sebagai antisipasi jangan sampai terjadi kendaraan di jalan mogok, apalagi berpotensi terjadinya kecelakaan dan lain sebagainya," tutupnya.
Program mudik gratis yang digagas Pemerintah Kota Cimahi ini setiap tahunnya menjadi salah satu fasilitas yang dinantikan masyarakat.
Selain membantu meringankan biaya perjalanan, program ini juga dirancang untuk memastikan pemudik dapat pulang ke kampung halaman dengan moda transportasi yang aman dan terkontrol. (SAT)


Posting Komentar