![]() |
| AKTIVITAS BELAJAR: Ilustrasi siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah (Istimewa) |
Di Kota Cimahi, Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan kabar tersebut masih sebatas wacana dan belum menjadi kebijakan resmi. Karena itu, KBM di sekolah-sekolah Cimahi tetap berlangsung normal seperti biasa. Kepala Dinas Pendidikan Cimahi, Nana Suyatna, menegaskan hal itu saat dikonfirmasi Surat Kabar melalui pesan WhatsApp, Kamis (26/3/26).
"KBM tetap berjalan, karena baru wacana kebijakan, belum jadi kebijakan,” ujarnya.
Disdik Cimahi, KBM Cimahi, dan sekolah tatap muka tetap menjadi acuan pelaksanaan pendidikan di daerah itu. Saat ditanya mengenai pembatalan wacana tersebut dan kemungkinan adanya kendala kesiapan pelaksanaan pembelajaran, Nana meminta agar hal itu dikonfirmasi langsung kepada pemerintah pusat.
“Ditanya ke pemerintah pusat,” katanya singkat. Pernyataan ini menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Cimahi tidak mengambil keputusan baru terkait sekolah daring April 2026 karena belum ada kebijakan resmi dari pusat.
Disinggung mengenai langkah untuk menghindari kebingungan di kalangan sekolah, siswa, dan orang tua siswa, sekaligus menjaga kualitas pembelajaran di Kota Cimahi, Nana menekankan bahwa tidak akan ada surat edaran (SE) yang dikeluarkan. Alasannya, tidak ada kebijakan baru yang perlu disosialisasikan. Dengan begitu, KBM Cimahi, sekolah luring, dan Disdik Cimahi tetap berjalan tanpa perubahan.
"Tidak akan mengeluarkan SE, kan pembelajaran masih seperti biasa, seperti sebelum libur sekolah,” tandasnya. (SAT)



.jpeg)

Posting Komentar