Nggak Cuma Kacamata! Ini Cara Mengoreksi Mata Minus Secara Medis

Redaksi
Tambahkan
...
0
Ilustrasi Pemeriksaan Mata di Ruang Klinik (Doc. Istimewa)
Ilustrasi Pemeriksaan Mata di Ruang Klinik (Doc. Istimewa)

SURAT KABAR - Banyak orang masih berharap mata minus bisa kembali normal seperti sedia kala. Namun secara medis, kondisi ini sebenarnya terjadi karena perubahan bentuk bola mata yang membuat cahaya tidak jatuh tepat di retina. Artinya, kelainan ini tidak bisa sembuh atau kembali normal secara alami.

Meski begitu, dilansir dari laman resmi Alodoc, bukan berarti tidak ada solusi. Dunia medis sudah menyediakan berbagai cara untuk membantu penglihatan tetap jelas, bahkan tanpa harus bergantung pada kacamata selamanya.

Kacamata hingga Lensa Kontak: Solusi Paling Umum

Cara paling sederhana dan paling sering digunakan adalah kacamata atau lensa kontak. Keduanya bekerja dengan membantu memfokuskan cahaya agar jatuh tepat ke retina, sehingga penglihatan menjadi lebih jelas.

Meski tidak menyembuhkan, metode ini masih menjadi pilihan utama karena aman, praktis, dan mudah disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.

LASIK dan SMILE Pro: Jalan Pintas Tanpa Kacamata

Bagi sebagian orang, terutama yang sudah berusia di atas 18–21 tahun dengan kondisi minus yang stabil, tindakan bedah refraktif seperti LASIK atau SMILE Pro bisa menjadi pilihan.

Prosedur ini bekerja dengan mengubah bentuk kornea menggunakan teknologi laser. Hasilnya, mata bisa kembali fokus tanpa bantuan kacamata atau lensa kontak. Namun, tindakan ini tetap memerlukan pemeriksaan mendalam untuk memastikan kelayakan pasien.

Ortho-K: Tanpa Operasi, Tapi Efektif

Selain operasi, ada juga metode ortokeratologi atau Ortho-K. Teknik ini menggunakan lensa kontak khusus yang dipakai saat tidur. Lensa ini secara perlahan membentuk ulang kornea sementara, sehingga keesokan harinya pengguna bisa melihat lebih jelas tanpa kacamata.

Walaupun efeknya tidak permanen, Ortho-K banyak dipilih karena tidak melibatkan tindakan bedah.

Cara Menghambat Pertambahan Mata Minus

Selain mengoreksi, hal penting lainnya adalah mencegah minus bertambah. Salah satu cara yang sering direkomendasikan adalah aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit menatap layar, istirahatkan mata dengan melihat objek sejauh 20 kaki atau sekitar 6 meter selama 20 detik.

Aktivitas di luar ruangan juga sangat dianjurkan karena paparan cahaya alami dapat membantu kesehatan mata. Tidak kalah penting, pemeriksaan mata secara rutin setidaknya satu tahun sekali ke dokter spesialis mata dapat membantu mendeteksi perubahan sejak dini.

Gaya Hidup Jadi Kunci

Mata minus memang tidak bisa kembali normal secara alami, tetapi bukan berarti tidak bisa dikendalikan. Dengan kombinasi alat bantu, tindakan medis, dan gaya hidup sehat, kualitas penglihatan tetap bisa dijaga agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Pada akhirnya, kunci utama bukan hanya pada pengobatan, tetapi juga kesadaran untuk merawat kesehatan mata sejak dini sebelum kondisi semakin memburuk. (SAT)

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar