SURAT KABAR, CIMAHI - Gerbong mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota kembali bergerak. Sejumlah pejabat eselon dan fungsional resmi dilantik untuk mengisi posisi strategis, mulai dari dinas pelayanan publik hingga fasilitas kesehatan masyarakat (Puskesmas).
Melalui pelantikan pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, serta penyerahan Surat Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Tahun 2026 di Gedung A Pemkot Cimahi, Kamis (8/5/2026). Momentum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan publik di tengah tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan proses pengisian jabatan telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam pelantikan tersebut, dua pejabat administrator, empat pejabat pengawas, satu pejabat fungsional, dan tiga kepala UPTD Puskesmas resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya.
Menurut Ngatiyana, aparatur sipil negara memiliki tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat. Karena itu, setiap ASN diminta mengedepankan integritas, profesionalisme, inovasi, dan koordinasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“ASN memiliki tanggung jawab besar sebagai pelayan publik. Harus mengedepankan nilai-nilai integritas, profesionalisme, inovasi, dan koordinasi,” ujar Ngatiyana.
Ia menilai kepercayaan masyarakat menjadi modal utama dalam menjaga jalannya roda pemerintahan. Karena itu, birokrasi di lingkungan Pemkot Cimahi diminta tidak sekadar terpaku pada rutinitas administratif, terlebih dalam situasi fiskal yang tidak mudah.
“Jangan sampai kita terjebak pada pekerjaan yang itu-itu saja tanpa ada terobosan,” kata dia.
Ngatiyana meminta seluruh aparatur pemerintah mampu bekerja lebih adaptif, kreatif, dan berorientasi pada penyelesaian persoalan. Kondisi keterbatasan anggaran, menurut dia, tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kondisi ini jangan kita jadikan sebagai alasan untuk menurunkan kinerja. Justru di tengah keterbatasan kita dituntut menunjukkan kemampuan terbaik sebagai aparatur yang profesional, adaptif, dan solutif,” tegasnya.
Ia optimistis tantangan fiskal tetap dapat dihadapi dengan semangat kebersamaan, disiplin, dan inovasi tanpa mengurangi komitmen pelayanan publik.
“Saya yakin dengan semangat kebersamaan, disiplin, dan inovasi kita mampu menghadapi tantangan ini tanpa mengurangi komitmen dalam melayani masyarakat,” ujar Ngatiyana.
Lebih lanjut, ia mengingatkan jabatan yang diemban para pejabat baru bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Jadikan jabatan ini sebagai sarana untuk memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat khususnya di Kota Cimahi,” ucapnya.
Dalam arahannya, Ngatiyana juga menyoroti peran strategis Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Menurut dia, pelayanan administrasi kependudukan harus menjadi contoh pelayanan prima di lingkungan Pemkot Cimahi.
Ia meminta pelayanan publik diselenggarakan secara sederhana, transparan, responsif, dan tidak berbelit-belit. Pemanfaatan teknologi digital juga dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga.
“Manfaatkan teknologi digital guna meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegas Ngatiyana.
Selain mendorong inovasi dan digitalisasi, Ngatiyana menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia menilai pelayanan kesehatan melalui UPTD Puskesmas harus semakin dekat dan mudah diakses masyarakat. Koordinasi antarperangkat daerah disebut menjadi kunci agar program pemerintah berjalan optimal.
Menurutnya, setiap kebijakan dan tugas pemerintahan juga harus dilaksanakan dengan memahami dasar hukum yang berlaku agar dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun hukum.
Pelantikan pejabat di lingkungan Pemkot Cimahi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa orientasi utama birokrasi adalah dampak nyata bagi masyarakat. Para pejabat baru diminta tidak terjebak dalam pola kerja administratif semata, melainkan fokus menghadirkan pelayanan yang lebih efektif dan dirasakan langsung oleh warga.
“Bekerjalah dengan sungguh-sungguh dan keikhlasan. Tunjukkan bahwa saudara layak dipercaya,” pesannya.
Melalui pelantikan tersebut, Pemerintah Kota Cimahi berharap lahir pengabdian baru yang mampu memperkuat pelayanan publik dan mendukung terwujudnya Kota Cimahi yang lebih maju, sehat, kondusif, serta memiliki sistem pelayanan yang cepat, mudah, sederhana, dan berbasis digital.
“Targetnya jelas: mewujudkan Cimahi yang lebih maju, sehat, kondusif, dengan pelayanan publik yang cepat, mudah, sederhana, dan berbasis digital untuk seluruh masyarakat,” pungkas Ngatiyana.
Berdasarkan data yang dihimpun, nama Lilik Dwi Yulianto resmi menduduki posisi sebagai Sekretaris pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Posisi ini menjadi krusial mengingat Disdukcapil merupakan garda terdepan dalam pengelolaan data kependudukan warga.
Tak sendiri, Lilik didampingi oleh Tendy Rustandi yang kini dipercaya menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil.
Penyegaran juga menyentuh sektor krusial lainnya, yakni kesehatan. Tercatat ada tiga nama tenaga medis yang didapuk memimpin Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas, yakni:
- drg. Irmawati Puspita Dewi (Kepala UPTD Puskesmas Padasuka)
- drg. Suerlina Meryani Sitompul (Kepala UPTD Puskesmas Cipageran)
- dr. Fransisca Meita Meliana (Kepala UPTD Puskesmas Leuwigajah)
Penempatan para tenaga ahli medis di kursi pimpinan UPTD ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar di wilayah Cimahi dan sekitarnya.
Selain itu, rotasi juga dilakukan di level kecamatan dan kelurahan untuk memperkuat koordinasi kewilayahan.
Beberapa nama seperti Erry Indriani (Kecamatan Cimahi Tengah) dan Viana Mardina (Kecamatan Cimahi Utara) diharapkan dapat menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat di wilayah masing-masing.
Berikut adalah daftar lengkap pejabat yang baru saja dilantik:
- Lilik Dwi Yulianto (Sekretaris Disdukcapil).
- Tendy Rustandi (Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil).
- Firmansyah (Kasubag Umum & Kepegawaian DPMPTSP).
- Erry Indriani (Kasie Pemberdayaan Masyarakat Kec. Cimahi Tengah).
- Viana Mardina (Kasie Pelayanan Umum Kec. Cimahi Utara).
- Enri Rosnadiyanti (Kasie Ekonomi, Pemberdayaan & Kesra Kel. Cigugur Tengah)
- drg. Irmawati Puspita Dewi (Kepala UPTD Puskesmas Padasuka).
- drg. Suerlina Meryani Sitompul (Kepala UPTD Puskesmas Cipageran).
- dr. Fransisca Meita Meliana (Kepala UPTD Puskesmas Leuwigajah).
- Hani Purwati Hanifah (Pranata Komputer Ahli Pertama Disdukcapil).
Pelantikan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah tengah fokus pada penguatan struktur internal untuk memastikan program-program strategis di tahun ini dapat berjalan sesuai target. (REL)


Posting Komentar