Mayoritas Warga Cimahi Tinggalkan Kota Saat Mudik Lebaran 2026

Redaksi
Tambahkan
...
0
Mayoritas Warga Cimahi Tinggalkan Kota Saat Mudik Lebaran 2026
Momen Warga Cimahi saat Menaiki Bus dalam Rangka Program Mudik Gratis Pemkot Cimahi 2026 (Dok: Surat Kabar)

SURAT KABAR, CIMAHI - Sekitar 70 persen dari total populasi warga Kota Cimahi, Jawa Barat, meninggalkan wilayah tersebut untuk melakukan mudik Lebaran 2026. Fenomena mudik Lebaran Cimahi 2026 ini didominasi oleh masyarakat yang memanfaatkan program mudik gratis Pemkot Cimahi, yang setiap tahun mengalami peningkatan peminat.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis Cimahi membuat pemerintah kota secara konsisten menambah kuota setiap tahunnya. Hal tersebut disampaikan usai pelepasan peserta program bertajuk “Mudik Hepi 2026” pada Rabu (18/3/2026).

“Ini program tahunan sebenarnya, tapi sesuai janji Pak Wali Kota dan saya, kita tambah terus kuotanya,” ujar Adhitia.

Dalam rangka menyambut Idulfitri 1447 Hijriyah atau Lebaran 2026, Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perhubungan memberangkatkan sebanyak 726 pemudik. Program Mudik Hepi 2026 Cimahi ini memiliki tujuan akhir ke wilayah Yogyakarta dan Solo, yang menjadi destinasi utama pemudik asal Cimahi.

Para peserta mudik gratis 2026 Cimahi diberangkatkan menggunakan 15 unit bus yang melintasi jalur selatan. Rute perjalanan mencakup wilayah Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, hingga memasuki kawasan Jawa Tengah. Skema ini dirancang untuk memastikan perjalanan yang lebih aman dan terorganisir bagi para pemudik.

Menurut Adhitia, jumlah pemudik yang diberangkatkan tahun ini menjadi yang terbanyak di wilayah Bandung Raya. “Cimahi memberangkatkan 726 pemudik dengan 15 bus, dan ini terbanyak se-Bandung Raya,” katanya, menegaskan capaian program mudik gratis Bandung Raya 2026 tersebut.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ke depan program ini akan diperluas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Sebelumnya, Polres Cimahi telah menyediakan dua unit bus tambahan, sementara Paguyuban Kebumen juga turut menyelenggarakan program serupa. Jika digabungkan, total peserta mudik gratis Cimahi 2026 diperkirakan dapat mencapai sekitar 1.000 orang.

Program ini juga diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik Lebaran 2026. Dengan semakin banyak masyarakat yang beralih dari sepeda motor ke transportasi massal, risiko kecelakaan di jalan raya dapat diminimalkan secara signifikan.

Selain itu, Adhitia mengingatkan para pemudik untuk menjaga kondisi fisik selama perjalanan. Ia menyoroti tren peningkatan pasien di Puskesmas setelah musim mudik.

“Pesan kami kepada pemudik, yang penting jaga kesehatan. Karena pasca mudik itu trennya pasien Puskesmas meningkat. Kemudian jaga keselamatan dan ketertiban,” ujarnya, menutup pernyataan terkait imbauan mudik sehat dan aman 2026. (SAT)

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar