Iklan

Satu Tahun Nahkodai Cimahi, Ngatiyana Dorong Maghrib Mengaji dan Perhatian Guru Ngaji

Posting Komentar

Satu Tahun Nahkodai Cimahi, Ngatiyana Dorong Maghrib Mengaji dan Perhatian Guru Ngaji

CIMAHI, SURAT KABARWali Kota Cimahi Ngatiyana mengungkapkan berbagai capaian pembangunan yang telah dijalankan selama satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira di Kota Cimahi, yang terbagi dalam tiga kecamatan.

Dalam waktu dekat, Ngatiyana dan Adhitia Yudisthira akan genap satu tahun memimpin Kota Cimahi sejak resmi dilantik pada 20 April 2025 lalu. Momentum ini menjadi refleksi atas program dan kebijakan yang telah dijalankan selama setahun terakhir.

“Saya sudah satu tahun pas 20 Februari nanti, mudah-mudahan lebih baik lagi. Dalam satu tahun mungkin bisa dilihat apa yang sudah kita lakukan,” ujar Ngatiyana saat meresmikan Masjid Jami Al Ikhlas di Kampung Bobojong, RW 15, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Rabu (6/2/2026).

Ngatiyana menilai, program Maghrib Mengaji dapat menjadi media pembelajaran yang efektif bagi anak-anak dan generasi muda. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu mengisi waktu luang agar tidak terbuang pada aktivitas yang kurang terarah.

Dalam acara yang dirangkai dengan peringatan Isra Mi’raj sekaligus menyambut datangnya Ramadan 1447 Hijriah itu, Ngatiyana mengajak warga untuk kembali memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan keagamaan.

Ia menilai, salah satu program yang perlu dihidupkan kembali adalah Maghrib Mengaji. Lewat program tersebut, ia berharap keimanan dan ketakwaan masyarakat kepada Allah SWT dapat terus meningkat.

“Mudah-mudahan secara keseluruhan di Kota Cimahi serentak melaksanakan program maghrib mengaji,” kata Ngatiyana.

Selain itu, Ngatiyana juga menyinggung upaya Pemerintah Kota Cimahi dalam meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji. Ia menyebutkan, langkah tersebut telah mulai dilakukan sejak tahun sebelumnya, meski secara nominal masih belum sepenuhnya memuaskan.

Meski begitu, Ngatiyana memastikan perhatian terhadap kesejahteraan guru ngaji akan tetap menjadi pertimbangan ke depan, khususnya melalui anggaran perubahan.

Peresmian Masjid Jami Al Ikhlas di Kampung Bobojong berlangsung dengan penuh khidmat. Acara tersebut juga diisi tausiyah oleh KH Raden M Hariri Abdul Aziz.

“Kesejahteraan guru ngaji memang tahun kemarin juga walaupun sedikit ya kita naikkan, mudah-mudahan nanti di tahun 2026 masih ada lagi,” harapnya menutup. (SAT)

Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar