Iklan

Longsor Pasir Langu Bandung Barat, MTsN Kota Cimahi Kirim Bantuan Kemanusiaan

Posting Komentar
Longsor Pasir Langu Bandung Barat, MTsN Kota Cimahi Kirim Bantuan Kemanusiaan

SURAT KABAR, CIMAHI - Di tengah proses pemulihan pascabencana longsor di kawasan Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, respons cepat ditunjukkan MTsN Kota Cimahi. 

MTsN Kota Cimahi menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak longsor pada Jumat, 30 Januari 2026, sebagai bentuk kepedulian terhadap penyintas yang masih bergulat dengan keterbatasan kebutuhan dasar.

Aksi solidaritas tersebut dilakukan ketika sebagian warga korban longsor masih berada dalam kondisi darurat, dengan akses logistik dan kebutuhan harian yang belum sepenuhnya pulih. 

Melalui penggalangan donasi internal, MTsN Kota Cimahi menghimpun dan menyalurkan bantuan yang dinilai paling dibutuhkan di lapangan.

Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, pembalut wanita, perlengkapan mandi, diapers, serta sejumlah kebutuhan darurat lainnya. Seluruh bantuan difokuskan untuk membantu penyintas memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Kepala MTsN Kota Cimahi, Rubaitun. Ia didampingi Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan beserta staf, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, serta Ketua OSIS MTsN Kota Cimahi. 

Kehadiran unsur pimpinan hingga perwakilan siswa mencerminkan keterlibatan kolektif seluruh elemen madrasah dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Rubaitun menegaskan, kegiatan berbagi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud tanggung jawab moral madrasah terhadap persoalan kemanusiaan di sekitarnya.

"Kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian keluarga besar MTsN Kota Cimahi terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban dan memberikan semangat bagi para korban untuk bangkit kembali,” ujarnya saat ditemui di sekolah, Selasa, 3 Februari 2026.

Menurut Rubaitun, lembaga pendidikan tidak boleh abai ketika masyarakat di sekitarnya menghadapi situasi darurat. 

"Madrasah memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan mengambil peran nyata, terutama saat bencana alam berdampak langsung pada kehidupan warga," tutur Rubiatun.

Pandangan serupa disampaikan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Ade Pawaz. Ia menilai, kegiatan penyaluran bantuan juga memiliki nilai edukatif bagi peserta didik, khususnya dalam menanamkan empati dan kepedulian sosial.

"Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar menumbuhkan empati, kepedulian sosial, serta kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari pendidikan karakter yang terus kami tanamkan di madrasah," ungkapnya.

Ade menekankan, keterlibatan siswa dalam kegiatan sosial penting agar mereka tidak hanya menerima teori di ruang kelas, tetapi juga belajar merespons langsung persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

Bantuan kemanusiaan tersebut merupakan hasil penggalangan donasi internal yang melibatkan seluruh warga madrasah, mulai dari peserta didik, guru, hingga tenaga kependidikan.

"Proses pengumpulan dilakukan secara gotong royong dalam waktu singkat setelah informasi bencana diterima pihak sekolah,” beber Ade.

Ke depan, MTsN Kota Cimahi menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan budaya peduli dan berbagi sebagai bagian dari nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermadrasah.

"Sekaligus memperkuat peran lembaga pendidikan dalam merespons isu sosial dan kebencanaan di lingkungan sekitar,” tegas Ade menutup. (SAT)

Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar