Iklan

Si Jago Merah Lahap Rumah di Kebon Kopi, Damkar Cimahi Gerak Cepat Pendinginan dan Telusuri Asal Api

Posting Komentar
Kebakaran Rumah di Kebon Kopi, Cibeureum Kota Cimahi

SURAT KABAR, CIMAHI - Kebakaran yang melanda sebuah rumah tinggal di kawasan padat penduduk, Jalan Kebon Kopi Gang Paraji RT 2 RW 5, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kamis malam, 18 Desember 2025, masih menyisakan tanda tanya. 

Hingga Kamis malam, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan, sementara petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan di lokasi untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Kota Cimahi, Achmad Suparlan mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 19.31 WIB. Petugas tiba di lokasi delapan menit kemudian, tepatnya pukul 19.39 WIB.

"Sampai saat ini penyebab kebakaran masih belum diketahui dan tim kami masih melakukan pendinginan di lokasi kejadian," ujar Achmad dalam keterangannya.

Menurut Achmad, kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, objek yang terbakar merupakan rumah tinggal milik Bapak Rasido (alm.). Hingga laporan sementara ini disampaikan, luas area terdampak maupun luas bangunan yang terbakar masih dalam pendataan petugas.

Dalam proses pemadaman, Damkar Kota Cimahi mengerahkan tiga unit pancar dan satu unit rescue, dengan melibatkan 13 personel. Langkah pemadaman dilakukan untuk memastikan api tidak menjalar ke bangunan lain, mengingat lokasi berada di lingkungan permukiman yang cukup rapat.

Achmad memastikan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. 

"Untuk korban, nihil. Baik luka ringan, sedang, berat, maupun meninggal dunia," katanya.

Meski demikian, hingga kini nilai kerugian akibat kebakaran masih belum dapat ditaksir. Baik kerugian bangunan, isi rumah, maupun nilai aset yang berhasil diselamatkan masih menunggu hasil pendataan lanjutan. Begitu pula dengan jumlah jiwa yang berhasil diselamatkan, yang masih dalam proses verifikasi.

Hingga berita ini diturunkan, kronologis kejadian masih didalami seiring proses pendinginan dan pengamanan lokasi yang terus dilakukan petugas. (SAT)

Related Posts

Posting Komentar