Iklan


Iklan

Kaleidoskop 2025: Pemkot Cimahi Paparkan Capaian, Doa Bersama Jadi Langkah Awal Sambut 2026

Posting Komentar
Kaleidoskop 2025: Pemkot Cimahi Paparkan Capaian, Doa Bersama Jadi Langkah Awal Sambut 2026

SURAT KABAR, CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi menegaskan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari evaluasi kinerja tahun 2025. 

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam agenda doa bersama dan refleksi akhir tahun yang digelar di Kota Cimahi.

Dalam sambutannya, Ngatiyana menyampaikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah memberikan kinerja maksimal sepanjang tahun 2025. 

Ia menegaskan bahwa pencapaian pembangunan daerah bukan hanya hasil kerja kepala daerah, melainkan buah dari kolaborasi seluruh jajaran birokrasi.

“Acara malam ini merupakan momentum evaluasi atas apa yang telah kita kerjakan selama ini. Kami merencanakan dan mendampingi, namun yang bekerja secara langsung adalah para ASN. Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi seluruh jajaran Pemerintah Kota Cimahi,” ujarnya dalam kaleidoskop dan doa akhir tahun 2025 di Plaza A Pemkot Cimahi, Rabu (31/12/25).

Ngatiyana mengakui bahwa masih terdapat banyak pekerjaan yang harus dituntaskan. Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi fokus utama, terutama pada sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Ia menekankan pentingnya menjalankan tugas dengan landasan keikhlasan dan integritas.

“Setiap tahun harus ada perubahan yang signifikan bagi pelayanan masyarakat. Apabila dilandasi hati yang tulus dan kepercayaan sesuai keyakinan masing-masing, Insyaallah pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik,” ucapnya.

Salah satu capaian penting di bidang kesehatan pada tahun ini adalah peresmian Unit Pelayanan Darah Rumah Sakit Daerah (UPDRS) di RSUD Cibabat. Unit tersebut diharapkan mampu menyediakan kebutuhan darah bagi masyarakat secara lebih cepat tanpa harus bergantung pada fasilitas luar daerah.

“Dengan adanya UPDRS, pengolahan darah dapat dilakukan langsung di Cimahi sehingga pelayanan kesehatan menjadi lebih efektif, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan cepat,” terangnya.

Selain itu, Pemkot Cimahi juga meresmikan Puskesmas Cibeureum yang kini memiliki fasilitas lebih representatif untuk melayani sekitar 68.000 warga di wilayah tersebut. Dengan dukungan 45 tenaga kesehatan, puskesmas tersebut ditargetkan meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Pada sektor pendidikan, Pemkot Cimahi tercatat telah menyelesaikan revitalisasi 85 ruang kelas, termasuk perbaikan sarana sanitasi. Tahun mendatang, dua sekolah baru yaitu SMPN 14 dan SMPN 15 akan mulai dibangun untuk memenuhi kebutuhan pendidikan di wilayah perkotaan.

Dalam aspek kesejahteraan sosial, Kota Cimahi telah meresmikan rumah singgah bagi masyarakat terlantar atau yang membutuhkan penanganan khusus. Fasilitas tersebut dikelola oleh jajaran Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan dengan dukungan layanan pembinaan mental.

Sementara itu, pembangunan Bundaran Jati yang telah diresmikan diharapkan mampu mengurai kemacetan di wilayah tersebut. Area pusat kota kini dinilai memiliki tampilan yang lebih baik dan menjadi salah satu wajah baru Cimahi.

“Berbagai pembangunan ini dapat diwujudkan berkat kerja keras dan kolaborasi seluruh unsur pemerintahan. Kami berharap tahun mendatang akan memberikan kemajuan yang lebih baik,” tambah Ngatiyana.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira, menyampaikan bahwa kondisi pemerintahan saat ini menghadapi dinamika yang tidak mudah. 

Penyesuaian kebijakan fiskal nasional hingga efisiensi anggaran menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh pemerintah daerah.

“Perubahan sistem transfer keuangan daerah dari pusat merupakan tantangan besar. Namun kami bersyukur dapat menjalankan pemerintahan dengan semangat kolaborasi lintas generasi,” ujar Adhitia.

Ia menilai kolaborasi antara dirinya dan Wali Kota menjadi kekuatan dalam memimpin Cimahi di tengah perubahan kebijakan dan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi.

Pemerintah kota Cimahi berharap seluruh masyarakat Kota Cimahi tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan dalam menyambut tahun 2026. Semangat doa lintas agama diharapkan menjadi landasan kuat bagi terciptanya masyarakat yang lebih sejahtera.

“Meski kami berasal dari generasi yang berbeda, perbedaan itu menjadi kekuatan besar untuk mewujudkan Kota Cimahi yang lebih baik. Masyarakat dapat merasakan pembangunan yang berjalan dan memberikan warna baru bagi kota ini,” ungkapnya menutup. (SAT)

Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar


Media online terpercaya yang menghadirkan berita terkini dengan gaya penyajian modern dan berimbang. Mengupas isu-isu penting dari berbagai sudut, menghadirkan fakta dengan kedalaman, serta menjangkau pembaca milenial hingga profesional.