Wyndham Casablanca Kembali Hibahkan Mock Up Room untuk Poltekpar NHI Bandung

Redaksi
Tambahkan
...
0
Wyndham Casablanca Kembali Hibahkan Mock Up Room untuk Poltekpar NHI Bandung

SURAT KABAR, BANDUNG - Wyndham Casablanca Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya pengembangan sumber daya manusia di industri perhotelan.

Kali ini, hotel yang berada di bawah Travel+Leisure.Co tersebut menyerahkan hibah berupa mock up room kepada Politeknik Pariwisata (Poltekpar) NHI Bandung, Kamis (27/8/2026).

Dukungan tersebut diberikan sebagai sarana dan prasarana pembelajaran bagi mahasiswa Poltekpar NHI Bandung. Wyndham Casablanca Jakarta menilai pengetahuan dan keterampilan mahasiswa perlu terus diperbarui mengikuti perkembangan industri pariwisata dan perhotelan.

"Ini merupakan komitmen lanjutan dari Wyndham Casablanca Jakarta dan juga Travel + Leisure Indonesia untuk mendukung kemajuan pendidikan di dunia industri perhotelan," tutur Indra Budiman, sebagai Area General Manager Travel+Leisure.Co .

Mock up room yang diserahkan kali ini menjadi fasilitas kedua yang diberikan Wyndham Casablanca Jakarta kepada Poltekpar NHI Bandung.

Ruangan tersebut dirancang dengan konsep kamar hotel bintang lima dan difungsikan sebagai laboratorium praktikum. Mahasiswa dapat memperoleh gambaran sekaligus pengalaman nyata mengenai standar kamar hotel kelas atas.

"Kami membantu membuatkan satu ruangan praktik untuk mahasiswa, khususnya di divisi kamar. Sehingga mereka bisa secara nyata berlatih dengan konsep hotel bintang lima," jelas Indra.

Dukungan Wyndham Casablanca Jakarta terhadap pendidikan perhotelan bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, pihak Wyndham juga telah memberikan sebuah mock up room dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah untuk mendorong semangat mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran.

Indra mengatakan, dukungan kepada kampus di bawah Kementerian Pariwisata tersebut akan terus dilakukan secara berkesinambungan. Konsep fasilitas yang diberikan juga akan disesuaikan dengan perkembangan industri perhotelan.

"Kami akan terus melanjutkan, dan tahap ketiga nanti akan datang lagi dengan konsep lainnya. Tujuannya sekali lagi adalah memberikan ruang praktik nyata kepada mahasiswa dan mahasiswi, khususnya di divisi kamar," jelas Indra yang juga merupakan alumni Poltekpar NHI.

Sementara itu, Direktur Poltekpar NHI Bandung Dr. Anwari Masatip, M.M.Par., CEE menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan fasilitas pembelajaran dari Wyndham Casablanca Jakarta.

Menurutnya, bantuan tersebut memberikan manfaat besar bagi mahasiswa dalam menunjang kegiatan perkuliahan.

"Kegiatan pertama sebenarnya dilakukan pada tahun 2025. Saat itu kami dibantu mock-up room kamar hotel dan juga hampir 350 frame kacamata. Frame kacamata tersebut dibagikan kepada mahasiswa yang memang membutuhkan," ungkap Amsari.

Ia mengatakan, fasilitas yang diberikan Wyndham pada saat itu tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi benar-benar dimanfaatkan mahasiswa dalam kegiatan perkuliahan sehari-hari.

Melihat manfaat tersebut, pihak kampus kemudian kembali berkomunikasi dengan Wyndham Casablanca Jakarta hingga akhirnya bantuan kedua diberikan pada 2026.

"Karena sejak tahun 2025 kami melihat manfaatnya sangat besar, kami kemudian kembali berbicara dengan pihak Wyndham, termasuk Pak Indra. Inisiasi tersebut disambut baik, dan pada tahun 2026 ini kami kembali diberikan bantuan," kisahnya.

Mock up room yang diberikan kali ini memiliki konsep berbeda. Selain menghadirkan kamar hotel dengan standar bintang lima, fasilitas tersebut dilengkapi ruang training dan presentasi.

Dengan konsep itu, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran teori, tetapi juga dapat langsung mempraktikkannya dalam satu lokasi.

Menurut Amsari, konsep mock up room yang digagas Indra Budiman tersebut masih jarang ditemukan di tempat lain. Kamar, ruang kelas, dan ruang praktik diintegrasikan dalam satu fasilitas.

"Biasanya mock-up room hanya berupa kamar, sedangkan tempat pelatihan, training atau ruang kelas berada di tempat lain. Tetapi di sini semuanya diintegrasikan dalam satu tempat. Dengan satu lokasi mock-up room ini, pembelajaran teori dan praktik dapat diberikan secara lebih efisien dan efektif," jelasnya.

Kehadiran fasilitas tersebut juga dinilai mampu merepresentasikan perkembangan serta tren terbaru jenis kamar di industri perhotelan. Kondisi itu dinilai penting untuk membantu mahasiswa meningkatkan keterampilan dan memperbarui pengetahuan sebelum memasuki dunia kerja.

"Wyndham selalu hadir untuk mengisi ruang-ruang yang masih dibutuhkan, terutama di sekolah-sekolah pemerintah yang memang perlu terus ditingkatkan kualitas fasilitas pendidikannya," kata Amsari menutup. (SAT)

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar