SURAT KABAR, BANDUNG – PT Daya Adicipta Motora atau DAM, Main Dealer sepeda motor Honda di Jawa Barat, berhasil memborong lima gelar dalam ajang The 17th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AHSRIC) 2026.
Prestasi tersebut diraih dalam kompetisi tingkat nasional yang berlangsung pada 4-7 Agustus 2026 di Astra Honda Motor Safety Riding Park, Deltamas, Cikarang.
Lima gelar yang diraih DAM menjadi catatan penting dalam upaya penguatan kompetensi sumber daya manusia di bidang keselamatan berkendara.
Selain menunjukkan performa para instruktur dan advisor, capaian ini juga mempertegas peran mereka dalam menyampaikan edukasi safety riding kepada masyarakat di Jawa Barat.
AHSRIC 2026 mengusung tema “Beyond Seventeen, The Change Makers”. Ajang yang diselenggarakan PT Astra Honda Motor (AHM) ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mengukur dan mengkalibrasi kompetensi para instruktur serta advisor safety riding Honda dari berbagai daerah di Indonesia.
Kompetisi nasional tersebut mempertemukan 209 peserta terbaik yang sebelumnya lolos melalui proses seleksi regional.
Peserta berasal dari berbagai kategori instruktur dan advisor safety riding Honda. Selain kategori individu, AHSRIC 2026 juga mempertandingkan kategori beregu yang melibatkan Grup Instruktur Main Dealer Honda dan Grup Safety Riding Center Main Dealer Honda.
Dalam kompetisi tersebut, DAM berhasil mengamankan lima gelar. Rinciannya yakni Juara 1 Main Dealer Safety Riding Center Category, Juara 1 Innovation Category, Juara 1 Instructor Category (Sport Class) melalui Adni Rahmat Ramli, Juara 2 Instructor Category (Big Bike Class) melalui Amizar Maas, serta Juara 2 Community Advisor Category (Sport Class) melalui Hilmi Eka Fadillah.
Capaian itu sekaligus menjadi gambaran konsistensi DAM dalam membangun kompetensi sumber daya manusia, khususnya pada bidang keselamatan berkendara.
Peran instruktur dan advisor juga semakin penting karena mereka menjadi bagian dari edukasi keselamatan berkendara yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
Untuk mengikuti AHSRIC 2026, DAM mengirimkan 10 perwakilan terbaik yang sebelumnya telah menjalani proses seleksi dan pembinaan.
Pada kategori Instructor Category (Big Bike Class), DAM diwakili oleh Amizar Maas. Sementara itu, pada Instructor Category (Sport Class), DAM diwakili oleh Adni Rahmat Ramli, Mochammad Ilham Adibrata, Ludhy Kusuma, dan Asep Wawan.
Kemudian pada Instructor Category (AT Class), DAM diwakili oleh Nofa Ismiati. Untuk Community Advisor Category (Sport Class), DAM mengirimkan Hilmi Eka Fadillah dan Reza Adrianto F. Cindi Agustin menjadi perwakilan DAM pada Community Advisor Category (AT Class), sedangkan Reynaldi mewakili DAM pada kategori Dealer Advisor.
Chief Operating Officer DAM, Lerri Gunawan, mengatakan pencapaian di AHSRIC 2026 menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi DAM untuk terus meningkatkan kompetensi instruktur dan advisor safety riding.
“Pencapaian ini merupakan hasil dari proses pembinaan dan kerja keras seluruh tim. AHSRIC menjadi momentum bagi kami untuk terus mengasah kompetensi dan memperkuat edukasi keselamatan berkendara bagi masyarakat," kata Lerry.
Prestasi ini, lanjutnya juga semakin memperkuat komitmen DAM untuk menghadirkan semangat #Cari_Aman dalam setiap edukasi dan aktivitas keselamatan berkendara bersama masyarakat.
Tidak hanya melalui prestasi individu, DAM juga mencatatkan hasil penting pada kategori beregu dengan meraih Juara 1 Main Dealer Safety Riding Center Category.
Gelar tersebut menjadi salah satu pencapaian bergengsi karena kategori Main Dealer Safety Riding Center Category memperebutkan piala bergilir. Raihan itu sekaligus menambah deretan prestasi DAM dalam AHSRIC 2026.
DAM juga berhasil menjadi Juara 1 Innovation Category melalui inovasi di bidang keselamatan berkendara.
Penghargaan tersebut menunjukkan upaya perusahaan dalam menghadirkan pendekatan edukasi yang lebih kreatif sekaligus relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui lima gelar yang diraih dalam AHSRIC 2026, DAM menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang keselamatan berkendara.
Pengembangan inovasi edukasi serta perluasan kampanye #Cari_Aman di Jawa Barat juga akan terus dilakukan.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya keselamatan berkendara di tengah masyarakat, sehingga aktivitas berkendara tidak hanya semakin aman, tetapi juga nyaman dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat. (SAT)


Posting Komentar