Nearby Coffee Hadirkan Nuansa Ngopi di Tengah Hutan Pinus Cikole

Redaksi
Tambahkan
...
0
Nearby Coffee Hadirkan Nuansa Ngopi di Tengah Hutan Pinus Cikole

SURAT KABAR, KBB – Bayangin duduk santai sambil menyeruput kopi, tapi bukan di tengah riuhnya jalanan kota. Di depan mata, yang ada justru barisan pohon pinus yang menjulang, udara dingin khas pegunungan, dan suasana hutan yang bikin kepala terasa sedikit lebih ringan.

Vibes seperti itu kini bisa ditemukan di Nearby Coffee, coffee shop baru yang berada di kawasan hutan pinus Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.


Meski baru dua hari beroperasi, Nearby Coffee sudah mendapat respons positif dari pengunjung. Kedai kopi ini hadir di lingkungan Great Panorama Lodge & Camp dengan konsep yang sengaja dibuat menyatu dengan alam.

Kehadirannya bukan tanpa alasan. Banyak tamu penginapan maupun masyarakat dari luar kawasan sebelumnya membutuhkan tempat untuk sekadar nongkrong, bekerja, atau melepas penat dengan suasana yang tenang, sejuk, dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Di sini, kopi bukan satu-satunya alasan orang datang. Pepohonan pinus yang tinggi, udara segar, serta atmosfer hutan yang tenang justru menjadi bagian dari pengalaman. Pengunjung bisa datang bersama keluarga, mengerjakan pekerjaan dengan konsep work from cafe (WFC), atau sekadar berburu foto dengan latar hutan pinus yang masih asri.

Konsep seperti ini juga menjadi nilai jual tersendiri. Pasalnya, coffee shop dengan suasana serupa masih relatif jarang ditemukan di kawasan Cikole.

Sederhananya, Nearby Coffee menawarkan tempat untuk berhenti sejenak dari rutinitas. Duduk, ngobrol, membuka laptop, atau sekadar menikmati secangkir kopi sambil membiarkan suasana hutan melakukan sisanya.

Kopi Jawa Barat, Diseduh di Tengah Pinus

Soal menu, Nearby Coffee tak sekadar mengejar rasa, tetapi juga membawa potensi lokal ke dalam setiap cangkirnya.

Biji kopi yang digunakan berasal dari Gunung Manglayang. Setelah itu, proses sangrai dilakukan oleh 45 Coffee Roastery asal Subang.

Nearby Coffee Hadirkan Nuansa Ngopi di Tengah Hutan Pinus Cikole

Artinya, kopi yang disajikan bukan cuma soal minuman, tetapi juga bagian dari upaya menggunakan produk Jawa Barat sekaligus mendukung petani kopi dan pelaku UMKM lokal.

Pilihan kopinya pun cukup beragam. Ada manual brew seperti V60 dan Japanese Style yang cocok buat pengunjung yang ingin menikmati karakter kopi lebih detail.

Sementara buat yang lebih suka rasa creamy dan familiar, latte menjadi salah satu pilihan yang cukup digemari pengunjung perempuan.

Harga yang ditawarkan juga masih bersahabat. Kopi di Nearby Coffee dibanderol mulai Rp18.000. Untuk makanan dan camilan, harganya mulai sekitar Rp25.000.

Salah satu menu yang direkomendasikan adalah Rice Bowl Salted Egg. Menu ini bisa menjadi teman makan setelah puas menikmati kopi dan suasana hutan.

Kalau belum ingin pulang, kawasan Great Panorama Lodge & Camp juga menyediakan pilihan menginap. Tersedia 54 kamar dan 100 area perkemahan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana Cikole lebih lama.

Owner Great Panorama Lodge, Camp & Nearby Coffee, Yohan Immanuel Gunadi, mengatakan ide menghadirkan coffee shop tersebut berawal dari permintaan para tamu penginapan hingga masyarakat dari luar kawasan.

“Jadi kita kan dari Great Panorama Lodge & Camp, itu kita banyak permintaan dari tamu-tamu yang menginap dan tamu-tamu dari luar juga untuk diadakan coffee shop,” kata Yohan Immanuel Gunadi saat ditemui di lokasi, Sabtu (29/8/2026).

Menurut Yohan, konsep coffee shop seperti Nearby Coffee masih relatif jarang ditemui di kawasan tersebut. Apalagi kedai ini berada langsung di tengah hutan pinus.

“Dan untuk masyarakat sekitar sini juga semakin ramai karena coffee shop yang konsepnya seperti ini masih jarang sekali. Ditambah posisi kita di tengah hutan pinus sendiri,” tuturnya.

Menariknya, pengunjung Nearby Coffee tak hanya datang dari kawasan sekitar Cikole. Ada pula tamu dari Jakarta, Karawang, Cikarang, Tangerang, hingga Sumatra.

Hal tersebut tidak terlepas dari karakter tamu Great Panorama Lodge & Camp yang memang banyak berasal dari luar daerah.

Lantas, sebenarnya apa yang ditawarkan Nearby Coffee? Menurut Yohan, konsepnya sederhana: tempat untuk mencari udara sejuk, bersantai, sekaligus tetap bisa produktif.

“Suasana untuk hangout santai saja sih. Basically ya kayak tamu-tamu yang ingin cari adem, untuk nyantai, untuk WFC juga bisa di sini,” cetusnya.

Untuk urusan kopi, pengunjung bisa memilih sejumlah metode manual brew. Harganya pun relatif terjangkau, dengan biji kopi yang berasal dari Gunung Manglayang dan proses sangrai dilakukan di Subang.

“Di sini kita ada V60-nya, Japanese, manual-manual gitu Pak sih. Harga kita start from Rp18.000 aja. Kopi ini kita dari Gunung Manglayang. Cuma roastery-nya dari Subang,” kata Yohan.

Soal makanan, jangan diragukan. Rice Bowl Salted Egg menjadi salah satu menu utama yang direkomendasikan.

Namun yang tak kalah menarik adalah respons pengunjung sejak kedai tersebut resmi dibuka. Baru berjalan dua hari, kursi-kursi di area Nearby Coffee sudah mulai ramai ditempati.

“Antusiasnya tinggi sih. Kita baru buka 2 hari aja kita udah banyak banget tamu yang duduk-duduk di sini. Tamu yang mau ke Nearby Coffee bisa keliling di area Great Panorama Lodge & Camp, menikmati suasana hutan di sini,” paparnya.

Buat yang ingin menjadikan Cikole sebagai tempat pelarian singkat dari kesibukan, kombinasi menginap, camping, jalan-jalan di kawasan hutan, lalu ditutup dengan secangkir kopi bisa jadi pilihan.

Great Panorama Lodge & Camp sendiri menyediakan 54 kamar dan 100 area perkemahan. Sementara Nearby Coffee beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.

“Great Panorama Lodge & Camp itu sedia 54 room dan ada 100 camp-nya. Jam operasional Nearby Coffee dari jam 09.00 pagi sampai jam 09.00 malam,” ucapnya menutup. (SAT)

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar