Kolaborasi Antar Keilmuan Universitas Bhakti Kencana Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat melalui Program Pencegahan Penyakit Kardiovaskular

Redaksi
Tambahkan
...
0
Kolaborasi Antar Keilmuan Universitas Bhakti Kencana Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat melalui Program Pencegahan Penyakit Kardiovaskular

SURAT KABAR, KABUPATEN BANDUNG - Universitas Bhakti Kencana (UBK) menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang melibatkan kolaborasi dosen dari bidang ilmu Farmasi, Keperawatan, dan Kebidanan. 

Kegiatan yang dilaksanakan pada 31 Juli–1 Agustus 2026 ini bertempat di RW 06, Desa Cikawao, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, dengan mengusung program "Model Pemberdayaan Masyarakat melalui Deteksi Dini Risiko Kardiovaskular, Penguatan Kader, Pemanfaatan Herbal Lokal, dan Hipnoterapi untuk Mendukung Pencegahan Penyakit Kardiovaskular Berkelanjutan".

Kegiatan tersebut diketuai oleh Dr. apt. Patonah, M.Si. dengan melibatkan tim dosen dari berbagai bidang keilmuan, yaitu Farmasi, Keperawatan, dan Kebidanan. 

Kolaborasi ini menjadi kekuatan utama program dalam menghadirkan pendekatan yang komprehensif untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan penyakit kardiovaskular.

Kegiatan Edukasi dan Pembuatan Teh selama dua hari pelaksanaan, tim pengabdian bersama kader dan masyarakat RW 06 melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari pelatihan kader, deteksi dini melalui pemeriksaan tekanan darah, edukasi pencegahan penyakit kardiovaskular, pemanfaatan herbal lokal secara aman dan rasional, hingga latihan relaksasi dan self-hypnosis sebagai salah satu pendekatan untuk membantu mengelola stres.

Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko penyakit kardiovaskular, seperti hipertensi, diabetes, obesitas, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, kebiasaan merokok, dan stres. 

Melalui kegiatan deteksi dini dan edukasi, masyarakat diharapkan mampu mengenali faktor risiko sejak awal serta menerapkan pola hidup yang lebih sehat.

Bidang Farmasi berperan dalam memberikan edukasi mengenai pemanfaatan herbal lokal berbasis bukti ilmiah, termasuk aspek keamanan dan penggunaan yang rasional. 

Bidang Keperawatan berkontribusi dalam pelatihan pengukuran tekanan darah, skrining faktor risiko, dan pendampingan kader. 

Sementara itu, bidang Kebidanan turut memperkuat aspek edukasi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. 

Sinergi tersebut menunjukkan bahwa permasalahan kesehatan masyarakat dapat ditangani secara lebih optimal melalui kolaborasi antarbidang keilmuan.

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi sebagai bagian dari proses pembelajaran dan implementasi ilmu di tengah masyarakat. 

Mahasiswa turut membantu persiapan kegiatan, registrasi peserta, pengumpulan data, dokumentasi, pendampingan pemeriksaan tekanan darah, pengolahan data, serta penyusunan laporan kegiatan.

Melalui kegiatan PkM ini, Universitas Bhakti Kencana berharap dapat meningkatkan kapasitas kader kesehatan RW 06 sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih aktif melakukan deteksi dini dan menerapkan perilaku hidup sehat. 

Program ini juga diarahkan agar dapat berlanjut melalui kegiatan Posbindu serta menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat diterapkan di wilayah lainnya.

Kolaborasi dosen dari Farmasi, Keperawatan, dan Kebidanan dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Universitas Bhakti Kencana dalam menghadirkan solusi kesehatan berbasis keilmuan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. 

Dengan mengedepankan pendekatan promotif, preventif, dan pemberdayaan, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sadar, mandiri, dan berdaya dalam menjaga kesehatan serta mencegah penyakit kardiovaskular. (SAT)

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar