SURAT KABAR, KBB - Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Polres Cimahi turut mengambil peran dengan mendukung program pemerintah di sektor pertanian melalui pengembangan komoditas jagung, salah satunya lewat kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang digelar secara nasional pada Sabtu (16/05/2026).
Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H. bersama kelompok tani binaan. Panen raya ini dipimpin langsung oleh Kapolri sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya dalam meningkatkan produktivitas pangan nasional.
Program penanaman dan panen jagung ini menjadi salah satu langkah konkret dalam menjaga ketersediaan pangan, mengingat jagung merupakan salah satu komoditas pertanian strategis yang memiliki peran penting bagi sektor pangan maupun perekonomian masyarakat.
Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk sinergi bersama pemerintah daerah dan masyarakat untuk menghadirkan solusi terhadap tantangan sektor pangan.
“Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut hadir dan berkontribusi dalam mendukung program strategis pemerintah, salah satunya di sektor pertanian, melalui kegiatan panen raya jagung ini, kami berharap dapat mendorong peningkatan produksi pangan serta kesejahteraan para petani,” ujar Niko, Jumat (12/626).
Menurutnya, Polres Cimahi telah menetapkan target penanaman jagung dengan luas mencapai 1.326 hektare. Selain itu, pihaknya juga menargetkan adanya serapan hasil panen oleh Bulog sebesar 420 ton dengan ketentuan kualitas sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Target Polres Cimahi dalam penanaman jagung dengan luas 1.326 hektar, serta target serapan Bulog sebesar 420 ton, dengan syarat yang sesuai dengan aturan Bulog kadar air di bawah 14 persen, dan antitoksin di bawah 50 ppb,” tambah Niko.
Hingga saat ini, Polres Cimahi mencatat telah merealisasikan penanaman jagung di lahan seluas 38,54 hektare. Dari jumlah tersebut, lahan yang berhasil memasuki tahap panen telah menghasilkan sekitar 35 ton jagung.
“Sampai saat ini Polres Cimahi luas lahan yang sudah ditanami jagung seluas 38,54 hektar, dan lahan yang berhasil panen sebanyak 35 ton,” ujarnya.
Selain melakukan pendampingan terhadap kelompok tani, Polres Cimahi juga memberikan dukungan sarana produksi pertanian berupa bantuan traktor bajak, pupuk NPK, serta bibit jagung unggul hibrida. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petani sekaligus mempercepat pencapaian target produksi.
Kapolres Cimahi menegaskan, keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan kerja sama lintas sektor antara aparat keamanan, pemerintah, kelompok tani, dan masyarakat.
“Dengan adanya dukungan lintas sektor, kami optimistis Polres Cimahi khususnya Kabupaten Bandung Barat dapat memberikan kontribusi positif terhadap ketersediaan pangan nasional, khususnya komoditas jagung,” pungkasnya.
Melalui program tersebut, Polres Cimahi berharap sektor pertanian di wilayah hukumnya semakin berkembang serta mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan Indonesia. (SAT)


Posting Komentar