![]() |
| Polres Cimahi Panen Raya Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional (Doc. Istimewa) |
SURAT KABAR, BANDUNG BARAT – Lahan yang sebelumnya kurang produktif kini mulai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui program ketahanan pangan nasional, Polres Cimahi berhasil mengembangkan area pertanian jagung yang kini memasuki tahap panen dan menjadi salah satu bentuk kontribusi Polri dalam mendukung peningkatan produksi pangan.
Ribuan hingga jutaan batang jagung yang ditanam sejak beberapa bulan terakhir di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung Barat mulai menghasilkan. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung agenda pemerintah, khususnya dalam memperkuat sektor pertanian dan menjaga ketersediaan pangan nasional.
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan, keterlibatan Polri dalam program pertanian merupakan bentuk kehadiran institusi kepolisian yang tidak hanya fokus pada keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut mengambil peran dalam persoalan strategis nasional.
"Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut hadir dan berkontribusi dalam mendukung program strategis pemerintah, salah satunya di sektor pertanian, melalui kegiatan panen raya jagung ini, kami berharap dapat mendorong peningkatan produksi pangan serta kesejahteraan para petani," ujar Niko saat dikonfirmasi, Minggu (14/6/2026).
Dalam pelaksanaan program tersebut, Polres Cimahi menargetkan penanaman jagung dengan luas mencapai 1.700 hektare. Hasil produksi dari lahan tersebut nantinya akan diserap oleh Perum Bulog dengan target produksi sebesar 2.500 ton.
Adapun hasil panen yang akan disalurkan kepada Bulog harus memenuhi sejumlah ketentuan, di antaranya kadar air jagung berada di bawah 14 persen serta kandungan antitoksin di bawah 50 ppb sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
"Sampai saat ini Polres Cimahi terus berproses dalam swasembada pangan ini, dengan luas lahan yang sudah ditanami jagung 334,50 hektar, dan lahan yang berhasil panen sebanyak 377,5 ton, yang sudah diserap bulog sebanyak 165 ton," katanya.
Selain melakukan penanaman, Polres Cimahi juga memberikan dukungan kepada kelompok tani melalui berbagai bantuan sarana produksi pertanian. Bantuan tersebut meliputi traktor bajak, pupuk NPK, hingga bibit jagung unggul jenis hibrida.
Pemberian bantuan itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil panen sekaligus membantu petani dalam mengoptimalkan pengelolaan lahan agar lebih efektif dan produktif.
"Tentunya kami juga memberikan bantuan, sebagai langkah dukungan agar meningkatkan produksi panen jagung. Semua bantuan yang kita berikan harus dimanfaatkan sebaik mungkin," katanya menutup.
Melalui program tersebut, Polres Cimahi berharap pemanfaatan lahan tidak produktif dapat terus dikembangkan menjadi lahan pertanian yang memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. (SAT)


Posting Komentar