![]() |
| Logo Baru DKLPT Jadi Simbol Penguatan Kolaborasi Akademik dan Inovasi Pendidikan Tinggi (Doc. Istimewa) |
BANDUNG, SURAT KABAR - Asosiasi Dosen Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi (DKLPT) resmi memperkenalkan logo organisasi sebagai identitas visual baru yang merepresentasikan arah besar pengembangan jejaring akademik lintas institusi menuju ekosistem pendidikan tinggi berkelas internasional.
Peluncuran logo tersebut tidak sekadar menjadi simbol administratif organisasi, melainkan juga penegasan visi DKLPT dalam memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi, mendorong inovasi pendidikan, serta memperluas kontribusi akademik Indonesia di tingkat global.
Di tengah tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif dan terhubung secara internasional, DKLPT menilai sinergi lintas kampus menjadi kebutuhan mendesak untuk memperkuat kualitas riset, inovasi, hingga pengabdian masyarakat berbasis ilmu pengetahuan.
Logo baru DKLPT dirancang dengan sejumlah elemen filosofis yang menggambarkan nilai dan arah perjuangan organisasi. Pada bagian utama terdapat simbol buku terbuka yang merepresentasikan sumber ilmu pengetahuan, keterbukaan berpikir, budaya akademik, serta semangat pembelajaran sepanjang hayat.
Simbol tersebut sekaligus menegaskan posisi perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Di bagian tengah logo terdapat elemen tunas atau daun berwarna emas yang melambangkan pertumbuhan ilmu, kreativitas, inovasi, dan perkembangan akademik yang berkelanjutan. Tunas yang tumbuh dari buku dimaknai sebagai lahirnya generasi unggul dari fondasi ilmu pengetahuan yang kuat.
Sementara itu, unsur lingkaran global dalam desain logo menjadi representasi semangat persatuan, kolaborasi lintas institusi, dan keterhubungan akademik di level internasional.
Melalui simbol tersebut, DKLPT ingin menegaskan bahwa organisasi tidak hanya berorientasi pada penguatan jejaring lokal maupun nasional, tetapi juga memiliki visi membangun konektivitas pendidikan tinggi yang mampu bersaing di tingkat dunia.
Pemilihan warna dalam logo juga memiliki makna mendalam. Warna biru tua atau navy melambangkan profesionalisme, integritas, kepercayaan, stabilitas, dan intelektualitas. Sedangkan warna emas merepresentasikan kualitas unggul, prestasi, kehormatan, kemajuan, dan kejayaan ilmu pengetahuan.
Kombinasi kedua warna tersebut membentuk identitas visual yang modern, elegan, dan mencerminkan karakter organisasi akademik dengan orientasi internasional.
Selain itu, desain logo dibuat dalam bentuk simetris yang menggambarkan keseimbangan, harmoni, sinergi, dan kolaborasi terstruktur antar dosen serta perguruan tinggi.
Tipografi “DKLPT” dengan huruf kapital elegan juga dipilih untuk mempertegas identitas organisasi sekaligus membangun kewibawaan institusi dan kepercayaan publik terhadap organisasi akademik tersebut.
Majelis Pakar DKLPT sekaligus CEO Martasandy Group Indonesia, Billy Martasandy, yang turut menjadi bagian dalam tim penyusun logo menegaskan bahwa identitas visual organisasi memiliki makna strategis dalam perjalanan DKLPT ke depan.
“Logo ini dirancang bukan hanya untuk memperkuat identitas organisasi, tetapi menjadi simbol semangat kolaborasi akademik lintas perguruan tinggi. Kami ingin menghadirkan ekosistem pendidikan tinggi yang saling terhubung, inovatif, menjunjung integritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata hingga tingkat global,” ujar Billy.
Menurutnya, filosofi utama yang diusung dalam logo DKLPT adalah membangun kolaborasi akademik lintas perguruan tinggi guna melahirkan inovasi, memperkuat integritas, serta menciptakan dampak global melalui ilmu pengetahuan.
Logo tersebut juga merepresentasikan empat nilai utama DKLPT, yakni kolaborasi, inovasi, integritas, dan global impact.
“Perguruan tinggi tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri. Masa depan pendidikan tinggi membutuhkan kolaborasi, pertukaran gagasan, dan sinergi lintas institusi. Logo ini menjadi pengingat terhadap semangat besar tersebut,” tambah Billy.
Adapun tim penyusun logo DKLPT terdiri dari Ketua Umum DKLPT Dr. Nanda Saputra, Sekretaris Umum DKLPT Dr. Karimuddin Abdullah Lawang, Majelis Penasehat DKLPT Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, Majelis Penasehat DKLPT Prof. Dr. Drs. I Ketut Suardika, Majelis Pertimbangan DKLPT Prof. Dr. Bansu Irianto, serta Majelis Pakar DKLPT Billy Martasandy.
Melalui peluncuran identitas visual baru tersebut, DKLPT menegaskan komitmennya untuk menjadi wadah kolaborasi dosen lintas perguruan tinggi dalam mendorong kemajuan pendidikan tinggi Indonesia agar mampu memberi dampak nyata di panggung global. (SAT)


Posting Komentar