![]() |
| RESPONS CEPAT DPKP CIMAHI: Jembatan Penghubung Warga Akhirnya Terealisasi (Doc. Istimewa) |
SURAT KABAR, CIMAHI - Kebutuhan akses penghubung antarwilayah di Kota Cimahi akhirnya terjawab. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi merealisasikan pembangunan jembatan yang selama ini menjadi aspirasi warga di RW 10 Kelurahan Citeureup dan RW 19 Kelurahan Cibabat.
Pembangunan ini berangkat dari aduan masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses antarwilayah. Kondisi tersebut sebelumnya dinilai menghambat mobilitas warga, baik untuk aktivitas harian, kegiatan ekonomi, maupun akses terhadap layanan sosial.
Aspirasi tersebut kemudian disampaikan melalui Paguyuban Paku Sunda Kota Cimahi, yang turut mengawal proses penyampaian hingga ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
Respons cepat ditunjukkan DPKP Kota Cimahi dengan segera merealisasikan pembangunan jembatan. Kini, infrastruktur tersebut telah dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
Ketua Paguyuban Paku Sunda Kota Cimahi, Alit Nurzaelani, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat tersebut. Ia menilai, kehadiran pemerintah terasa nyata ketika kebutuhan warga dapat dijawab secara konkret.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPKP Kota Cimahi yang telah merespons aduan warga dengan cepat dan tepat. Ini menjadi bukti bahwa sinergi antara masyarakat dan pemerintah dapat menghasilkan solusi yang nyata,” ujarnya Kamis, (16/4/2026) saati ditemui dilokasi.
Menurut Alit, keberadaan jembatan penghubung ini membawa dampak signifikan bagi masyarakat. Selain mempermudah mobilitas antarwilayah, infrastruktur tersebut juga meningkatkan aspek keselamatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta warga yang sebelumnya harus melintasi jalur yang kurang layak.
Lebih jauh, ia menilai pembangunan ini berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Akses yang lebih mudah dinilai akan memperlancar distribusi barang dan jasa, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.
Paguyuban Paku Sunda Kota Cimahi juga menilai DPKP menunjukkan komitmen yang responsif terhadap kebutuhan riil warga. Langkah ini dinilai tidak hanya sebatas menerima aspirasi, tetapi juga memastikan tindak lanjut secara cepat dan konkret.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus terjalin dengan baik ke depannya. Masih banyak potensi dan kebutuhan masyarakat yang memerlukan perhatian bersama, dan kami siap menjadi jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah,” tambahnya.
Dengan rampungnya pembangunan jembatan ini, warga di dua wilayah tersebut kini dapat menikmati akses yang lebih aman, nyaman, dan efisien. Realisasi ini sekaligus menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dapat menghasilkan pembangunan yang berdampak langsung. (REL)


Posting Komentar