SURAT KABAR - Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan ke-83 Widya Parama Satwika (WPS) yang tergabung dalam Sindikat IX melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat (Dianmas) berupa trauma healing bagi anak-anak di SD sementara Kecamatan Beutong Ateh, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, yang terdampak cukup parah akibat bencana.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran mahasiswa STIK di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak melalui pendekatan edukatif dan rekreatif.
Para mahasiswa mengajak anak-anak bermain, bernyanyi, serta berinteraksi dalam suasana penuh kehangatan guna mengembalikan keceriaan dan semangat belajar mereka.
Selain kegiatan trauma healing, mahasiswa juga menyalurkan bantuan berupa buku tulis, alat tulis, mainan, serta es krim gratis sebagai bentuk dukungan moril kepada anak-anak terdampak.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan pendampingan Paping Sindikat IX Kombes Pol. Kristanto Yoga Darmawan, S.I.K., M.Si., sebagai bagian dari pembinaan lapangan kepada mahasiswa dalam mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan, empati, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kehadiran mahasiswa di sini bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan empati dan semangat. Ini adalah wujud nyata bagaimana calon perwira Polri harus mampu hadir, mendengar, dan menguatkan masyarakat, terutama anak-anak, agar bangkit kembali pascabencana,” ujar Kombes Pol. Kristanto Yoga Darmawan.
Kegiatan ini merupakan implementasi nilai pengabdian Polri kepada masyarakat melalui pendekatan humanis, sejalan dengan semangat Winning the Heart and the Mind of People, yaitu membangun kedekatan emosional sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (SAT)




Posting Komentar
Posting Komentar