Iklan

Keamanan Pangan Disorot, Polres Cimahi Periksa Kadar Air dan Aflatoksin Jagung Bulog

Posting Komentar
Polres Cimahi Periksa Kadar Air dan Aflatoksin Jagung Bulog
SURAT KABAR, CIMAHI - Kepolisian Resor (Polres) Cimahi melakukan pengecekan kualitas jagung yang tersimpan di Gudang Bulog Gede Bage, Kota Bandung, Senin (9/2/2026). Pemeriksaan difokuskan pada kadar air dan kandungan aflatoksin, dua parameter krusial yang menentukan kelayakan jagung sebagai komoditas pangan maupun pakan.

Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan stok pangan nasional. Jagung dengan kadar air tinggi dan aflatoksin melebihi ambang batas berisiko menimbulkan dampak kesehatan serta kerugian ekonomi, baik bagi konsumen maupun negara.

Pengecekan dipimpin Kasubbag Binkar Bag SDM Polres Cimahi AKP Asep Iman Hermawan, bersama Kanit Idik III Satreskrim Polres Cimahi IPDA Steven Khtya Lubis, serta melibatkan staf Gudang Bulog Kota Bandung. Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah sampel jagung yang berasal dari beberapa kelompok tani (poktan).

Kapolres Cimahi AKBP Niko N Adi Putra menyampaikan, hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar jagung tidak memenuhi standar mutu yang ditetapkan.

"Jagung dari Poktan Bapak Iday (Polsek Cikalong Wetan) memiliki kadar air 11,9 persen dan alfatoksin 60 ppb, sedangkan jagung dari Poktan Pak Wira (Polsek Cililin) memiliki kadar air 11 persen dan alfatoksin 60 ppb," ujar Niko.

Ia menambahkan, hasil serupa juga ditemukan pada sampel jagung dari kelompok tani lainnya.

"Jagung dari Poktan Iban Sumber Rezeki memiliki kadar air 14,9 persen dan alfatoksin 104 ppb, sedangkan jagung dari Poktan Ibu Dewi Sri memiliki kadar air 14,5 persen dan alfatoksin 68 ppb. Semua hasil pengecekan menunjukkan bahwa jagung tidak memenuhi syarat," tambah Niko.**

Kandungan aflatoksin yang melebihi ambang batas aman diketahui dapat memicu gangguan kesehatan serius jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Karena itu, pengecekan ini dinilai penting sebagai bentuk pengawasan terhadap rantai distribusi pangan strategis.

Menurut Niko, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memastikan mutu jagung di gudang Bulog, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari potensi bahaya pangan yang tidak layak konsumsi.

Pemeriksaan kualitas pangan ini menjadi bagian dari upaya penegakan standar keamanan dan akuntabilitas pengelolaan logistik negara, khususnya dalam menjaga agar cadangan pangan tetap aman, layak, dan sesuai regulasi yang berlaku.

"Dengan demikian, Polres Cimahi akan melakukan tindakan lebih lanjut terhadap jagung yang tidak memenuhi syarat tersebut," tandas Niko. (SAT)
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar