Iklan

Kejar Jambret Sampai 500 Meter, Keberanian Wanita Cimahi Gagalkan Aksi Kriminal Malam Hari

Posting Komentar
Ilustrasi Seorang Wanita saat Dijambret
SURAT KABAR, CIMAHI - Keberanian warga kembali menjadi benteng terakhir menghadapi kejahatan jalanan di Kota Cimahi. Seorang perempuan muda menggagalkan aksi penjambretan di Jalan Amir Machmud dengan mengejar pelaku hingga ratusan meter dan menabrakkan sepeda motornya, Minggu (18/1/2026) malam.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.40 WIB, saat korban berinisial FR (22), warga Desa Cikalong, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, melintas seorang diri menggunakan sepeda motor. 

Di ruas jalan yang relatif lengang, dua pelaku berboncengan mendekatinya dan melakukan aksinya secara tiba-tiba.

Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, menjelaskan bahwa kedua terduga pelaku masing-masing berinisial AH (34) dan DW (35). Salah satu pelaku langsung menarik tas hitam mini jenis selendang milik korban.

“Jadi kedua orang pelaku beserta korban sama-sama terjatuh. Warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut geram langsung mengamankan pelaku,” kata Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026).

Tas korban diketahui berisi sejumlah barang berharga, termasuk ponsel dan dompet pribadi. Merasa dirugikan dan terkejut atas serangan tersebut, FR secara spontan melakukan perlawanan. Ia mengejar sepeda motor pelaku hingga sekitar 500 meter dari titik awal kejadian.

“Korban mengejar sekitar 500 meter, terkejar, kemudian korban menabrakkan sepeda motor ke motor pelaku, korban dan pelaku sama-sama jatuh, pelaku diamankan warga kemudian kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Benturan keras membuat korban dan kedua pelaku terjatuh ke badan jalan. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu segera bertindak cepat dengan mengamankan para pelaku sebelum diserahkan kepada aparat kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Aksi berani FR tidak lepas dari risiko. Akibat insiden tersebut, korban mengalami sejumlah luka ringan dan harus mendapatkan perawatan medis.

“Korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk pengobatan, ada luka di kaki dan mulut,” tandas Gofur. (SAT)

Related Posts

Posting Komentar