Pemkot Cimahi Kebut Pemindahan Kabel dan Tiang Listrik di Bundaran Jati, Target Rampung Bulan Depan

Uji Coba Bundaran Jati yang terletak di Jalan Demang Hardjakusumah

SURAT KABAR, CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi mempercepat proses penyelesaian pembangunan Bundaran Jati yang terletak di Jalan Demang Hardjakusumah. Proyek infrastruktur ini ditargetkan menjadi penghubung strategis antara Kantor Kecamatan Cimahi Utara hingga ke kawasan Ciwaruga dan Setiabudi. 

Salah satu fokus percepatan saat ini adalah pemindahan kabel-kabel vital dan tiang listrik demi mendukung kelancaran lalu lintas dan penataan estetika kota.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adithia Yudhistira, menegaskan bahwa pembangunan bundaran ini merupakan bagian dari penyempurnaan infrastruktur perkotaan, meskipun hingga awal Agustus 2025 baru satu ruas jalan yang hampir rampung.

“Ini juga bagian dari penyempurnaan, baru satu ruas yang kita selesaikan walaupun belum seratus persen,” ujar Adithia saat meninjau lokasi proyek pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Ia menjelaskan, pekerjaan besar saat ini adalah memindahkan kabel-kabel utilitas yang tersebar di jalur tersebut. Beberapa kabel yang akan dipindahkan merupakan infrastruktur vital milik PLN, Telkom, hingga jaringan intelejen, sehingga prosesnya harus dilakukan secara cermat dan melibatkan sejumlah pihak.

“Kalau kabel utilitas lain, provider sebagian besar sudah kita pindahkan. Tinggal di sisi ruas Jalan Jatiserut dan Cihanjuang yang nanti akan kita pindahkan. Insyaallah bulan depan sudah tuntas,” ungkapnya.

Adithia juga menyebutkan bahwa tiang listrik yang masih berdiri di ujung jalan menjadi kendala tersendiri. Pemkot Cimahi telah menjalin koordinasi dengan PLN untuk segera menuntaskan pemindahan tiang tersebut.

“Satu lagi PR-nya adalah tiang listrik di ujung. Kita sudah koordinasikan dengan PLN untuk segera dipindahkan,” katanya.

Saat ini, uji coba lalu lintas (traffic test) baru bisa dilakukan pada satu sisi jalan, yakni dari arah Pemkot Cimahi menuju Cihanjuang. Hal ini karena sisi sebaliknya masih terhambat oleh keberadaan tiang listrik di tengah badan jalan.

“Traffic test yang akan kita lakukan hari ini itu hanya mencoba satu sisi ruas dulu dari arah Pemkot ke arah Cihanjuang,” jelasnya.

Adithia menambahkan, sisi lainnya belum bisa digunakan secara maksimal karena kondisi jalan yang belum sepenuhnya bebas hambatan. Ia mengungkapkan hal ini dalam bahasa Sunda, sebagai bentuk komunikasi informal yang akrab dengan masyarakat.

“Kenapa yang di sana belum bisa, karena masih ada tiang di tengah, bisi aya nu tidagor,” ujarnya, yang berarti ‘takut ada yang menabrak’.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cimahi, Wilman Sigiansyah, menuturkan bahwa semua kabel fiber optik yang sebelumnya terbentang di udara akan dipindahkan ke bawah tanah menggunakan jalur ducting yang tengah disiapkan.

“Untuk jalur ducting sesuai rencana dibuatkan. Jadi nanti kabel-kabel fiber optik yang tadinya di udara akan dipindahkan ke bawah supaya rapi,” ujar Wilman.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya Pemkot Cimahi untuk menciptakan kawasan Bundaran Jati yang tertata rapi, aman, dan mendukung kelancaran arus lalu lintas. Penataan kabel bawah tanah diharapkan juga meningkatkan estetika kawasan tersebut sebagai salah satu akses utama di Kota Cimahi. (SAT)

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar