Pemkab Bandung Barat Bangun Jembatan Pengganti Sasak Sancang

Redaksi
Tambahkan
...
0
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail

SURAT KABAR, BANDUNG BARAT - Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menegaskan, infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas pembangunan Pemkab Bandung Barat tahuh ini. Tujuannya, meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata. 

Salah satu yang menjadi prioritas adalah pembangunan jembatan baru Kampung Babakan Garut, Desa Rancasenggang, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat. Pengerjaan fisik Jembatan Rawabogo atau Sasak Sancang itu sedang berlangsung. 

Jembatan lama yang terbuat dari kayu beratap seng sudah dibongkar dan sedang dibangun pondasi untuk pembangunan jembatan baru yang konstruksinya lebih aman dan nyaman untuk mobilitas warga. 

"Jembatan ini (lama) kita bongkrar dan dibangun dengan konstruksi baja yang lebih kuat dan aman dan lebih tahan lama," kata Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, Selasa (27/10/2026). 

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang KBB, konstruksi pembangunan pengganti Jembatan Rawabogo dikerjakan PT Moses Putra Perkasa dengan pengawasan PT Ganesha Pratama Consultan. Nilai kontrak konstruksinya sebesar Rp7.917.319.931. 

"Panjang jembatan lebih kurang 21 meter dan lebar jembatan lebih kurang 6 meter," ucap Jeje. 

Jembatan Rawabogo yang baru ini menggunakan pondasi bored pile, struktur abutment atau pier, girder baja, railing jembatan, serta pekerjaan rigid pavement dan perkerasan aspal. Kedalamannya mencapai kurang lebih 6 meter. 

Jembatan yang melintang di atas Sungai Ciminyak itu merupakan akses penghubung sejumlah desa di Kecamatan Sindangkerta. Bahkan bisa menjadi akses alternatif menuju menuju Ciwideuy, Kabupaten Bandung. 

Dirinya melanjutkan, pembangunan infrastuktur seperti jalan dan jembatan menjadi prioritas Pemkab Bandung Barat. Tahun ini ada 34 ruas jalan dan 1 jembatan yang diperbaki. 

Dirinya menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur akan terus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan, kebutuhan masyarakat, serta kemampuan anggaran daerah.

"Memang masih banyak ruas jalan yang membutuhkan perhatian. Karena itu, kita terus melakukan percepatan. Kita kerjakan secara bertahap, kita prioritaskan yang paling dibutuhkan masyarakat," tutur Jeje.

Dirinya berharap perbaikan maupun pembangunan jembatan pengganti yang dilakukan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah yang dilalui ruas jalan tersebut. 

"Dengan segala daya dan upaya, kami akan terus mempercepat perbaikan infrastruktur secara merata di Bandung Barat," tandas Jeje. (SAT)

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar