Mensos Apresiasi Kesiapan Pemkab Bandung Barat Sukseskan Sekolah Rakyat

Redaksi
Tambahkan
...
0
Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail

SURAT KABAR, BANDUNG BARAT - Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengapresiasi langkah Pemkab Bandung Barat dalam menyukseskan program Sekolah Rakyat dengan menyiapkan lahan seluas 8 hektare untuk bangunan permanennya. 

Lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat itu disiapkan di Desa Nanggeleng, Kecamatan Cipeundeuy. Kesepakatan pembangunan sekolah yang digagas Presiden Prabowo Subianto itu didapat setelah Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail bertemu langsung Gus Ipul. 

"Kabupaten Bandung Barat menjadi salah satu prioritas pembangunan Sekolah Rakyat. Kami meminta Pemkab Bandung Barat untuk segera melakukan proses pematangan lahan (cut and fill) di calon lokasi agar saat proses lelang tuntas, pembangunan fisik dapat langsung dimulai," kata Gus Ipul, Selasa (13/10/26).

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menyebutkan, program Sekolah Rakyat sangat bermanfaat untuk mencetak generasi unggul dari kalangan prasejahtera sekaligus memutus rantai kemiskinan. Sehingga Pemkab Bandung Barat, kata dia, berkomitmen untuk menyukseskan program prioritas pemerintah pusat ini. 

"Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung Barat merupakan langkah terobosan penting untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan," kata Jeje.

Pertemuan dengan Mensos itu, ungkap Jeje, membahas secara mendalam rencana aksi pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di KBB sebagai program intervensi sosial prioritas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem (kelompok Desil 1 dan Desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Pihaknya, kata Jeje, sudah menyiapkan infrastruktur pendukung mulai dari pengadaan lahan seluas 8 hektare hingga pematangan lahan atau cut and fill hingga akses jalan di Desa Nanggeleng, Kecamatan Cipeundeuy untuk pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Bandung Barat.

"Kami berkomitmen penuh menyiapkan seluruh infrastruktur pendukung, mulai dari pengadaan lahan seluas 8 hektare di Desa Nanggeleng hingga penyiapan akses jalan dan pematangan lahan (cut and fill)," ujar Jeje.

Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung Barat merupakan langkah terobosan penting untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Jeje ingin memastikan anak-anak mendapatkan fasilitas yang aman dan nyaman.

"Kami ingin memastikan anak-anak kita dari keluarga miskin dan miskin ekstrem mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak, aman, dan terpadu," ujarnya.

Sesuai instruksi Mensos Gus Ipul, pihaknya akan melakukan pemutakhiran data. Seluruh desa di Bandung Barat akan menyiagakan operator khusus agar warga yang belum terdata dapat segera dimasukkan ke dalam sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) dan terintegrasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

"Jangan sampai ada anak-anak kita yang terlewat dari hak pendidikannya," pungkas Jeje. (SAT)

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar