SURAT KABAR, KBB - Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan hingga tingkat daerah. Di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Polres Cimahi menggandeng kelompok tani untuk mengoptimalkan sektor pertanian melalui program penanaman jagung yang ditargetkan mampu meningkatkan produktivitas petani sekaligus mendukung kebutuhan pangan nasional.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Cimahi dalam mendorong kemandirian pangan di tengah tantangan sektor pertanian yang semakin kompleks. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II tahun 2026 bersama kelompok tani binaan di wilayah Bandung Barat, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan panen raya jagung tersebut digelar secara nasional dan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Program ini menjadi bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan, khususnya komoditas jagung yang memiliki posisi strategis dalam sektor pertanian nasional.
Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan, keterlibatan Polri dalam sektor ketahanan pangan merupakan bagian dari upaya membangun sinergi bersama masyarakat, khususnya para petani, agar produktivitas pertanian terus meningkat.
"Melalui program panen raya jagung serentak ini, sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan terus berlanjut dengan tujuan akhir bisa meningkatkan ketahanan pangan nasional," kata Niko, Sabtu (20/6/26).
Dalam pelaksanaannya, Polres Cimahi memiliki target penanaman jagung seluas 1.326 hektare di wilayah binaannya. Dari target tersebut, hasil produksi nantinya ditargetkan dapat diserap oleh Perum Bulog sebanyak 420 ton dengan mengikuti standar kualitas yang telah ditentukan.
Adapun ketentuan hasil panen yang dapat diserap Bulog harus memenuhi standar kadar air di bawah 14 persen serta kadar antitoksin di bawah 50 ppb.
Target tersebut menjadi bagian dari kontribusi wilayah Kabupaten Bandung Barat dalam mendukung ketersediaan pangan nasional, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi para petani melalui pengelolaan lahan produktif.
Menurut Niko, sektor pertanian menjadi salah satu aspek penting dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan. Karena itu, pengembangan lahan jagung dengan cakupan luas menjadi langkah strategis untuk memperkuat produksi pangan dari tingkat daerah.
"Melalui kegiatan panen raya jagung ini, kami berharap dapat mendorong peningkatan produksi pangan serta kesejahteraan para petani," ujarnya.
Hingga saat ini, Polres Cimahi mencatat luas lahan yang telah ditanami jagung mencapai 38,54 hektare. Dari jumlah tersebut, lahan yang telah memasuki masa panen mampu menghasilkan sekitar 35 ton jagung.
"Sampai saat ini Polres Cimahi luas lahan yang sudah ditanami jagung seluas 38,54 hektar, dan lahan yang berhasil panen sebanyak 35 ton," ujarnya.
Dengan capaian tersebut, Polres Cimahi menargetkan program penanaman jagung dapat terus diperluas sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi pertanian, penguatan ketahanan pangan, serta kesejahteraan masyarakat petani di Kabupaten Bandung Barat. (SAT)



Posting Komentar