SURAT KABAR, KBB - Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan melalui kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat. Polres Cimahi bersama kelompok tani di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendorong peningkatan produksi jagung sebagai salah satu komoditas strategis sektor pertanian.
Program tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan nasional, sekaligus meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan para petani di daerah.
Langkah nyata itu ditandai melalui kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II tahun 2026 bersama kelompok tani binaan Polres Cimahi di wilayah Bandung Barat, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan panen raya tersebut digelar secara serentak di berbagai wilayah Indonesia dan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Agenda ini menjadi bentuk komitmen Polri dalam mendukung peningkatan produksi pangan, khususnya jagung yang memiliki peran penting dalam sektor pertanian nasional.
Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan, sinergi antara Polri dan masyarakat melalui program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap ketahanan pangan nasional.
"Melalui program panen raya jagung serentak ini, sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan terus berlanjut dengan tujuan akhir bisa meningkatkan ketahanan pangan nasional," kata Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra, Kamis (18/6/2026).
Dalam pelaksanaan program tersebut, Polres Cimahi menargetkan penanaman jagung dengan luas mencapai 1.326 hektare. Selain itu, hasil produksi yang dihasilkan ditargetkan dapat terserap oleh Perum Bulog sebanyak 420 ton.
Adapun hasil panen yang diserap Bulog harus memenuhi standar kualitas yang telah ditentukan, yakni kadar air berada di bawah 14 persen serta kadar antitoksin di bawah 50 ppb.
Target Polres Cimahi dalam penanaman jagung dengan luas 1.326 Hektar, mampu diserap Bulog sebanyak 420 ton, dengan syarat yang sesuai dengan aturan Bulog kadar air di bawah 14 persen, dan antitoksin di bawah 50 ppb.
Menurut AKBP Niko, sektor pertanian menjadi salah satu aspek penting dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan ke depan. Karena itu, pengembangan lahan jagung menjadi salah satu bentuk kontribusi daerah dalam mendukung kebutuhan pangan nasional.
"Melalui kegiatan panen raya jagung ini, kami berharap dapat mendorong peningkatan produksi pangan serta kesejahteraan para petani," ujarnya.
Hingga saat ini, Polres Cimahi mencatat luas lahan yang telah ditanami jagung mencapai 38,54 hektare. Dari jumlah tersebut, lahan yang telah memasuki masa panen menghasilkan sekitar 35 ton jagung.
"Sampai saat ini Polres Cimahi luas lahan yang sudah ditanami jagung seluas 38,54 hektar, dan lahan yang berhasil panen sebanyak 35 ton,” ujarnya.
Program tersebut menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Polres Cimahi dalam memperkuat kerja sama dengan masyarakat, khususnya kelompok tani, guna mendukung peningkatan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. (SAT)


Posting Komentar