Baznas Cimahi Ungkap Penyebab Penurunan Zakat, Rotasi ASN dan Ekonomi Lesu Jadi Faktor

Redaksi
Tambahkan
...
0
Baznas Cimahi Ungkap Penyebab Penurunan Zakat, Rotasi ASN dan Ekonomi Lesu Jadi Faktor
LAYANAN ZAKAT: Proses penerimaan zakat oleh petugas Baznas dari warga.

SURAT KABAR, CIMAHI - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cimahi mengungkapkan adanya tren penurunan dalam pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, jumlah bantuan yang disalurkan kepada masyarakat justru mengalami peningkatan.

Sekretaris Umum Baznas Kota Cimahi, Agus Hendra, menjelaskan bahwa pada 2025 perolehan zakat mengalami penurunan sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Agus menyebut sejumlah faktor yang diduga memengaruhi menurunnya penghimpunan dana ZIS di Kota Cimahi.

"Mengalami penurunan sekitar 10 persen karena berbagai faktor isu, terutama dari kalangan ZIS ASN karena seringnya rotasi pegawai berdampak terhadap perubahan sistem di instansi barunya," ungkap Agus, baru-baru ini.

Ia menuturkan, kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi selama ini menjadi salah satu sumber utama penghimpunan zakat. Rotasi pegawai yang cukup sering dinilai berdampak terhadap sistem pembayaran zakat di instansi tempat mereka bertugas.

Selain itu, Agus juga menyinggung kemungkinan pengaruh kebijakan efisiensi yang belakangan diterapkan pemerintah di berbagai tingkatan terhadap penurunan penghimpunan ZIS.

Di sisi lain, kondisi perekonomian masyarakat yang belum sepenuhnya pulih turut memengaruhi jumlah muzaki atau pembayar zakat dari kalangan masyarakat umum.

"Kondisi ekonomi yang sedang lesu berdampak signifikan terhadap antusias masyarakat dalam membayar Zakat. Biasanya, cukup banyak membayar zakat secara langsung ke Baznas," jelasnya.

Meski demikian, Baznas Kota Cimahi tetap optimistis perolehan ZIS dapat meningkat kembali selama Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Hal ini seiring dengan upaya sosialisasi yang terus dilakukan dan dinilai kini tidak lagi menghadapi kendala teknis seperti sebelumnya.

Sementara itu, kondisi berbeda terlihat pada sisi penyaluran bantuan. Di tengah menurunnya penghimpunan dana, distribusi bantuan yang dilakukan Baznas justru mengalami peningkatan.

Di sisi penghimpunan, Baznas Kota Cimahi mengalami penurunan. Tetapi di sisi lain, pendistribusian mengalami peningkatan.

Agus menjelaskan, meningkatnya distribusi bantuan tersebut terjadi karena jumlah mustahik atau penerima manfaat zakat yang harus dibantu semakin bertambah. 

"Kebutuhan dasar masyarakat menjadi salah satu fokus utama penyaluran bantuan Baznas di Kota Cimahi," bebernya.

Selama Ramadan tahun ini, kata Agus, Baznas Kota Cimahi kembali menyalurkan berbagai bantuan rutin kepada masyarakat dan lembaga keagamaan.

Salah satunya adalah bantuan sebesar Rp150 juta yang disalurkan kepada 15 masjid dan mushola di Kota Cimahi. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kota Cimahi.

Bantuan itu diserahkan langsung oleh Wali Kota Cimahi kepada para pengurus masjid yang menerima bantuan.

Selain itu, Baznas Cimahi juga menyalurkan bantuan sebesar Rp330 juta bagi fakir miskin yang tersebar di 15 kelurahan di seluruh wilayah Kota Cimahi.

"Distribusi juga dilakukan pada Kegiatan Silaturahmi Ulama sebesar 25 juta, Guru Ngaji sekitar 50 Juta yang diperuntukkan khusus bagi Guru Ngaji yang melaksanakan rutin Program Maghrib Mengaji Kota Cimahi," pungkasnya. (REL)

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar