SURAT KABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan duka mendalam atas wafatnya sang ibunda, Nani Rubiyani, pada Selasa, 17 Februari, pukul 22.58 WIB.
Rumah duka yang berlokasi di Jalan Penggalang, Kompleks Pertanian Loji, Kota Bogor, dipadati pelayat dari unsur pemerintahan dan masyarakat, Rabu, 18 Februari.
Sejumlah pejabat hadir menyampaikan belasungkawa, di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi, serta jajaran Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Kota Bogor.
Jenazah almarhumah diberangkatkan dari rumah duka menuju TPU Kompleks Pertanian Loji yang berada dalam satu kawasan.
Proses pemakaman menggunakan ambulans layanan Pemerintah Kota Bandung melalui aplikasi Simpelman (Sistem Informasi Pelayanan Pemakaman). Sebelum dimakamkan, keluarga dan para pelayat melaksanakan salat jenazah di kediaman almarhumah.
Dalam suasana duka, Farhan menyampaikan bahwa seluruh keluarga besar turut mengantarkan almarhumah ke tempat peristirahatan terakhir sebagai bentuk penghormatan dan bakti terakhir.
“Kami, anak, cucu hingga cicit, mengantarkan ibunda, eyang dan uyut kami ke pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir. Beliau yang telah melahirkan kami secara fisik, tentu memiliki jasa yang tidak akan pernah bisa kami balas,” ujar Farhan berdasarkan keterangan resmi, Rabu, 18 Februari.
Ia menuturkan, kepergian sang ibunda menjadi pengingat bagi keluarga untuk terus menjaga dan melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan semasa hidup.
"Ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus melanjutkan kebaikan yang sudah beliau bangun, serta memberikan manfaat bagi sesama, baik melalui ilmu maupun amal jariyah. Doa kami tidak akan pernah putus untuk almarhumah,” katanya.
Ucapan belasungkawa turut datang dari berbagai kalangan, mulai dari budayawan Budi Dalton, pewarta Balai Kota Bandung, hingga sejumlah tokoh dan institusi lainnya.
Farhan juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Fajar Riza Ul Haq, serta para sahabat dan rekan kerja yang hadir memberikan dukungan.
Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Farhan sekaligus jajaran Pemerintah Kota Bandung.
“Atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan. Jika semasa hidup almarhumah masih ada janji atau kewajiban yang belum terpenuhi, kami mohon untuk disampaikan kepada kami agar bisa kami selesaikan,” tutup Farhan. (SAT)


Posting Komentar
Posting Komentar