Iklan

Distribusi MBG Tetap Jalan Selama Ramadan, SPPG Cibeber 1 Beralih ke Menu Makanan Kering

Posting Komentar
Dapur SPPG Cibeber 1 Kota Cimahi
SURAT KABAR, CIMAHI - Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilaksanakan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 M di wilayah Cimahi. Namun, pola pelaksanaannya mengalami penyesuaian, terutama pada jenis menu dan mekanisme kerja dapur.

Penyesuaian tersebut diterapkan di SPPG Cibeber 1 yang berlokasi di Jalan Ibu Ganirah No. 63, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan. Selama Ramadan, dapur SPPG tidak lagi memproduksi makanan basah, melainkan menyalurkan makanan kering kepada para siswa.

Kepala Dapur SPPG Cibeber 1, Daffa Akbar, menjelaskan bahwa perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi siswa yang menjalankan ibadah puasa.

"Untuk bulan puasa mekanisme kerja di dapur SPPG Cibeber 1 akan mengirimkan makanan keringan selama bulan puasa, jadi tidak ada masak seperti pada umumnya, dikarenakan kami hanya memberikan makanan keringan seperti susu, roti, biskuit, dan buah," kata Daffa saat diwawancarai via telepon, Rabu (18/2/26).

Ia menyebutkan, proses pengemasan dilakukan oleh relawan pada malam hari setelah salat Tarawih, kemudian didistribusikan ke sekolah keesokan paginya.

"Jadi nanti untuk sistem kerjanya, mungkin makanan kering akan di packing oleh relawan kami sesudah sholat tarawih dan jika sudah selesai packing, pada pagi harinya divisi distribusi mengantarkan ke sekolah seperti biasanya," ujarnya.

Adapun menu MBG yang disiapkan selama Ramadan terdiri dari roti, susu fresh milk, kurma, dan biskuit. Menurut Daffa, menu tersebut tetap disusun berdasarkan perhitungan gizi yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

"Tentu kami juga menyesuaikan menu tersebut dengan gizi para siswa dibantu dengan perhitungan gizi oleh ahli gizi di dapur SPPG Cibeber 1," tuturnya.

Terkait koordinasi lintas sektor, Daffa memastikan pihaknya telah berkomunikasi dengan institusi terkait, khususnya sekolah-sekolah penerima manfaat.

"Dapur SPPG Cibeber 1 sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti sekolah dalam pelaksanaan mbg selama puasa."

Distribusi MBG selama Ramadan dilakukan pada jam yang sama seperti hari sekolah biasa, yakni pukul 08.00 WIB. Perbedaannya, makanan tersebut tidak dikonsumsi di sekolah, melainkan dibawa pulang oleh siswa.

"Tapi karena kami memberikan menu makanan kering jadi para siswa bisa memakannya setelah berbuka puasa," jelasnya.

Daffa menambahkan, perbedaan paling mencolok antara pelaksanaan MBG di hari biasa dan bulan puasa terletak pada jenis menu yang disajikan.

"Perbedaan paling signifikan yaitu di menu nya, di hari biasa kami memberikan menu makanan basah dari hari Senin- Jumat, dan untuk hari Sabtu nya baru kami memberikan menu makanan keringan."

Ia menjelaskan bahwa pada hari biasa, menu makanan kering sejatinya hanya disalurkan pada hari Sabtu. Namun karena sekolah libur, distribusi dialihkan ke Jumat. Pola tersebut berubah total selama Ramadan.

"Mulai dari hari Senin-Sabtu kami memberikan full menu nya yaitu makanan kering," tutupnya. (SAT)
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar