SURAT KABAR, JAKARTA - Kementerian Pariwisata menghadirkan Wonderful Indonesia Diving Directory, sebuah buku panduan komprehensif yang memetakan destinasi selam terbaik di Indonesia.
Direktori ini ditujukan bagi wisatawan maupun penyelam profesional, sekaligus menjadi acuan strategis bagi pengembangan pariwisata bahari yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
Dilansir dari laman terpercaya, Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa direktori ini berfungsi ganda sebagai panduan informatif dan edukatif.
"Direktori ini diharapkan menjadi panduan yang informatif sekaligus edukatif, baik bagi wisatawan maupun pemangku kepentingan, dalam mengembangkan pariwisata selam yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan," ujarnya.
Buku ini tidak hanya mencantumkan lokasi dan keunggulan destinasi selam, tetapi juga menekankan aspek keselamatan dan keamanan.
"Di dalamnya tercantum informasi tentang ketersediaan rumah sakit dengan hyperbaric chambers, kesiapan industri melalui keberadaan dive operator profesional, serta ragam aktivitas wisata berbasis konservasi ekosistem laut yang dapat dilakukan di sekitar lokasi penyelaman," jelas Widiyanti.
Selain itu, direktori ini mengelompokkan destinasi selam berdasarkan wilayah, dengan fokus pada Indonesia Timur, yang berada di jantung Coral Triangle.
Destinasi unggulan yang tercakup antara lain Nusa Penida, Bunaken, Wakatobi, Morotai, Labuan Bajo, dan Raja Ampat.
Widiyanti menekankan bahwa Indonesia sebagai pusat keanekaragaman hayati laut tertinggi dunia memiliki tanggung jawab besar sekaligus peluang dalam pengembangan pariwisata bahari.
"Direktori ini diharapkan mendukung pengembangan dan promosi destinasi bahari sebagai salah satu penggerak utama Program Pariwisata Naik Kelas, serta mendorong tumbuhnya minat wisata berbasis konservasi yang menjaga keberlanjutan ekosistem laut," tambahnya.
Dalam waktu dekat, Wonderful Indonesia Diving Directory akan tersedia secara digital melalui indonesia.travel, mempermudah wisatawan mengakses informasi akurat.
"Platform digital ini juga diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas lokal, menjaga kualitas dan kelestarian ekosistem laut Indonesia secara terpadu," tandas Widiyanti. (SAT)


Posting Komentar
Posting Komentar