SURAT KABAR, CIMAHI – Hari Kunjungan Perpustakaan di Kota Cimahi tahun ini dikemas berbeda. Disarpusda Kota Cimahi menghadirkan Library Fun Day dengan berbagai aktivitas yang membuat kunjungan ke perpustakaan terasa lebih menyenangkan bagi anak-anak.
Kepala Disarpusda Kota Cimahi Dyah Anjuni Lukito mengatakan, konsep Library Fun Day sengaja dibuat agar anak-anak mendapatkan pengalaman baru saat berkunjung ke perpustakaan. Tak hanya membaca buku, peserta juga diajak mengikuti berbagai kegiatan edukatif.
Dalam Library Fun Day tersebut, anak-anak mengikuti sesi mendongeng bersama pendongeng yang telah disiapkan panitia. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan library tour, membaca buku, permainan edukatif, hingga menonton film di fasilitas bioskop perpustakaan.
“Ini adalah hari spesial karena bertepatan dengan peringatan Hari Kunjungan Perpustakaan yang jatuh pada 14 September. Kita isi dengan kegiatan Library Fun Day, sehingga anak-anak bisa bergembira sekaligus belajar,” kata Dyah, Senin (14/9/2026).
Peringatan Hari Kunjungan Perpustakaan di Disarpusda Kota Cimahi pada pagi hari diikuti siswa dari dua sekolah. Mereka berasal dari TK Daimul Hidayah, Kelurahan Pasirkaliki, serta SD Negeri Harapan II, Kelurahan Setiamanah.
Untuk kegiatan Library Fun Day, peserta dari TK Daimul Hidayah berjumlah sekitar 30 anak. Sementara itu, SD Negeri Harapan II mengikutsertakan sekitar 79 siswa dalam kegiatan literasi anak di perpustakaan.
Kegiatan Hari Kunjungan Perpustakaan tidak berhenti pada sesi pagi. Disarpusda Kota Cimahi juga menyiapkan kunjungan lanjutan pada siang hari dengan melibatkan sekitar 40 siswa dari TK ACD yang berada di wilayah Kelurahan Melong.
Melalui kegiatan Library Fun Day, anak-anak juga diperkenalkan dengan berbagai kebiasaan positif selama berada di perpustakaan. Salah satunya menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah sesuai tempatnya.
Dalam kegiatan literasi anak tersebut, peserta juga diberikan pemahaman sederhana mengenai perbedaan sampah organik dan anorganik. Edukasi itu menjadi bagian dari pembelajaran yang diberikan selama anak-anak menikmati suasana perpustakaan.
Dyah mengatakan, kegiatan menonton film di bioskop perpustakaan harus dilakukan secara bergantian. Hal itu karena kapasitas ruangan bioskop terbatas sehingga seluruh peserta perlu mendapat kesempatan yang sama.
“Anak-anak harus mengikuti arahan kakak-kakak di perpustakaan. Ada kegiatan membaca buku dan menonton bioskop secara bergantian karena tidak bisa sekaligus,” ujarnya.
Selain menggelar Library Fun Day, Disarpusda Kota Cimahi juga mendorong sekolah untuk tetap menjalankan kegiatan literasi meski memiliki keterbatasan fasilitas. Sekolah yang belum mempunyai perpustakaan dapat memanfaatkan layanan perpustakaan keliling milik Pemerintah Kota Cimahi.
Dengan adanya perpustakaan keliling tersebut, keterbatasan ruangan di sekolah diharapkan tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk mendapatkan akses buku dan menjalankan kegiatan literasi anak secara rutin.
Kepala SD Negeri Harapan II Siti Rahayu mengaku bersyukur para siswanya mendapat kesempatan mengikuti Hari Kunjungan Perpustakaan di Kota Cimahi. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman positif bagi siswa sekaligus mendukung program sekolah dalam meningkatkan literasi.
Siti mengatakan, kunjungan ke perpustakaan kali ini merupakan tahap kedua bagi SD Negeri Harapan II. Sebelumnya, pada 10 September 2026, siswa kelas 4, 5, dan 6 sudah lebih dulu mengikuti kegiatan serupa.
Sementara pada Senin (14/9/2026), giliran siswa kelas 1, 2, dan 3 yang mengikuti rangkaian Library Fun Day. Para siswa pun mendapat kesempatan menikmati berbagai aktivitas yang disiapkan Disarpusda Kota Cimahi.
“Kami sangat senang mengikuti kegiatan ini karena merupakan salah satu program sekolah dalam meningkatkan literasi siswa,” ungkap Siti.
Siti menjelaskan, SD Negeri Harapan II saat ini belum mempunyai perpustakaan sekolah yang memadai karena keterbatasan ruangan. Kondisi tersebut membuat pihak sekolah mencari cara lain agar kegiatan membaca dan literasi tetap berjalan.
Salah satu upaya yang dilakukan sekolah adalah membuat pojok baca di sejumlah ruang kelas. Pojok bacatersebut kemudian dimanfaatkan siswa untuk membaca buku sekaligus menjalankan berbagai kegiatan literasi.
“Karena kondisi ruangan memang terbatas, kami memanfaatkan pojok baca di kelas-kelas untuk kegiatan literasi,” jelasnya.
Menurut Siti, antusiasme siswa dalam mengikuti kunjungan perpustakaan sangat positif. Anak-anak terlihat menikmati setiap kegiatan yang diberikan, mulai dari membaca, mengikuti aktivitas edukatif hingga menikmati fasilitas bioskop.
Siti berharap kegiatan seperti Library Fun Day dapat terus dilakukan. Menurutnya, pengalaman menyenangkan di perpustakaan bisa menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku sekaligus meningkatkan kemampuan literasi anak.
“Anak-anak sangat senang dan semangat mengikuti setiap kegiatan. Mudah-mudahan kegiatan ini semakin meningkatkan literasi anak-anak dan membuat mereka lebih gemar membaca,” pungkasnya.
Peringatan Hari Kunjungan Perpustakaan di Kota Cimahi pun tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Lewat Library Fun Day, Disarpusda Kota Cimahi mencoba menghadirkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.
Lebih dari sekadar membaca buku, kegiatan literasi anak ini menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang dekat dengan buku, terbiasa belajar, kreatif, serta memiliki budaya literasi yang kuat sejak usia dini. (SAT)


Posting Komentar