Billy Martasandy: Kerjasama DKLPT dengan Universiti Pertahanan Nasional Malaysia Buka Peluang Kolaborasi Strategis

Redaksi
Tambahkan
...
0
Billy Martasandy: Kerjasama DKLPT dengan Universiti Pertahanan Nasional Malaysia Buka Peluang Kolaborasi Strategis

SURAT KABAR, BANDUNG - Asosiasi Dosen Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi (DKLPT) Aceh menjajaki kerja sama akademik dengan Fakultas Pengajian dan Pengurusan Pertahanan (FPPP), Universiti Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM).

Kerja sama tersebut direncanakan dituangkan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang dijadwalkan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 18 Desember 2026.

Ketua Umum Asosiasi DKLPT, Dr. Nanda Saputra, M.Pd., mengatakan rencana kerja sama tersebut telah dibicarakan bersama Dekan FPPP UPNM, Letkol Prof. Madya Dr. Hj. Noor Azmi bin Hj. Mohd Zainol (Bersara), setelah pelaksanaan 18th International Conference on Humanities and Social Sciences (ICHiSS 2026), Selasa, 15 September 2026.

"Rencana kerja sama itu telah kami bicarakan bersama Dekan FPPP UPNM usai pelaksanaan 18th International Conference on Humanities and Social Sciences (ICHiSS 2026)," kata Nanda, Rabu (16/9/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban setelah kegiatan makan malam bersama. Sejumlah presenter, pimpinan perguruan tinggi, serta penyelenggara konferensi turut mengikuti sesi foto bersama sebagai bagian dari rangkaian penutupan kegiatan ilmiah internasional tersebut.

Pertemuan itu juga dihadiri Dekan Faculty of Liberal Arts, Prince of Songkla University (PSU), Thailand, Dr. Panida Sukseemuang, serta Pakar Akademisi Dosen Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi, Billy Martasandy, Ph.D.

Nanda mengatakan, kehadiran sejumlah akademisi dan pimpinan lembaga tersebut semakin memperkuat komitmen DKLPT Aceh dalam membangun jejaring kolaborasi akademik lintas negara, khususnya antara perguruan tinggi dan organisasi akademik di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas jaringan kerja sama DKLPT Aceh dengan perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara.

Ruang lingkup kerja sama yang dijajaki meliputi bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan akademik internasional.

Sementara itu, Pakar Akademisi Dosen Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi, Billy Martasandy, Ph.D., mengapresiasi langkah DKLPT Aceh dalam membangun jejaring akademik dengan UPNM.

Menurut Billy, penjajakan kerja sama lintas negara tidak hanya penting dari sisi kelembagaan, tetapi juga dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta pengembangan kapasitas akademisi dan mahasiswa.

"Penjajakan kerja sama antara DKLPT Aceh dan UPNM merupakan langkah positif dalam memperluas jejaring akademik di kawasan Asia Tenggara. Kolaborasi seperti ini dapat menjadi ruang untuk mempertemukan perspektif, kompetensi, dan pengalaman akademik dari dua negara," ujar Billy.

Billy menambahkan, kerja sama tersebut akan semakin bermakna apabila nantinya tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi diterjemahkan ke dalam program yang konkret dan berkelanjutan.

"Yang terpenting adalah bagaimana MoU tersebut dapat diimplementasikan melalui program nyata, seperti riset kolaboratif, publikasi bersama, pertukaran akademisi dan mahasiswa, seminar internasional, hingga pengabdian kepada masyarakat. Dengan begitu, kerja sama yang dibangun memiliki dampak akademik yang dapat dirasakan secara berkelanjutan," katanya.

Billy juga menilai kolaborasi Indonesia-Malaysia dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara.

"Perguruan tinggi saat ini tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi lintas institusi dan lintas negara menjadi salah satu ruang penting untuk memperkaya perspektif akademik sekaligus memperluas kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat," tutur Billy.

Nanda berharap penandatanganan MoU antara DKLPT Aceh dan FPPP UPNM dapat terlaksana sesuai rencana pada 18 Desember 2026.

"Pertemuan ini sebagai langkah awal untuk membangun kerja sama yang lebih konkret antara DKLPT Aceh dan UPNM. Kami berharap penandatanganan MoU dapat dilaksanakan tanggal 18 Desember 2026 sebagai landasan untuk mengembangkan berbagai program akademik bersama," kata Nanda. (DAM)

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar