SURAT KABAR, BANDUNG - Semangat memperkuat persatuan dan kolaborasi lintas perguruan tinggi mengemuka dalam Seminar Nasional Kebangsaan 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut diselenggarakan oleh Asosiasi Dosen Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi (DKLPT) bekerja sama dengan Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan dan Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pidie).
Mengangkat tema “Dari Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas: Kolaborasi Anak Bangsa untuk Negeri”, seminar ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sejumlah akademisi, tokoh pendidikan, hingga perwakilan institusi pemerintahan turut ambil bagian sebagai narasumber. Kehadiran para pembicara dari berbagai latar belakang tersebut memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dan institusi dalam membangun gagasan kebangsaan.
Seminar menghadirkan Brigjen TNI Teddy Arifiyanto S., S.I.P., M.M., M.Han., Kepala Dinas Sejarah TNI Angkatan Darat; Prof. Dr. Isah Cahyani, M.Pd., Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia sekaligus Dewan Pembina Asosiasi DKLPT; serta Dr. Makmur, S.Pd.I., M.Pd., CIQA-Ed. dari Pondok Pesantren Baabul Khair Poso.
Selain itu, hadir Dr. Nuryati Solapari, S.H., M.H. dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Dr. Ir. A. St. Fatmawaty, M.Si. dari Universitas Muslim Indonesia, dan Dr. Drs. Surono ZR, M.M.L.S., Wakil Rektor II IAIDU Asahan.
Sejumlah akademisi dari IAIDU Asahan juga turut memberikan perspektif dalam kegiatan tersebut, yakni Dr. H. Syahrul, S.H.I., M.A. selaku Dekan Fakultas Syariah dan Dr. H. Lakum, S.Ag., M.Sos. selaku Dekan Fakultas Dakwah.
Sementara itu, Billy Martasandy, S.Psi., M.Si., Ph.D., yang merupakan Majelis Pakar Asosiasi DKLPT, turut menjadi salah satu narasumber dalam seminar nasional tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan opening remarks oleh Muhammad Syawal Djamil, S.Pd., M.Pd., anggota ISNU Pidie. Adapun diskusi seminar dipandu oleh Riazul Iqbal, S.Pd.I., Gr., M.Si., yang juga merupakan anggota ISNU Pidie.
Sebagai pembuka utama, Dr. Karimuddin Abdullah Lawang, S.H.I., M.A., dari Universitas Islam Al-Aziziyah Indonesia sekaligus Sekjen Asosiasi DKLPT, tampil sebagai keynote speaker.
Pelaksanaan seminar secara daring memungkinkan pertukaran gagasan berlangsung lintas wilayah dan institusi. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi dari para narasumber, tetapi juga memperoleh kesempatan memperluas jejaring akademik melalui forum kolaborasi tersebut.
Seminar Nasional Kebangsaan 2026 juga memberikan fasilitas berupa sertifikat peserta ber-JP dan rekaman materi. Sementara bagi pemakalah, panitia menyediakan sejumlah fasilitas tambahan, termasuk sertifikat pemakalah, bookchapter dalam bentuk PDF, sertifikat penulis buku, hingga buku yang terindeks Google Scholar dan Sinta.
Melalui kegiatan tersebut, Asosiasi DKLPT bersama IAIDU Asahan dan ISNU Kabupaten Pidie menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi perlu diterjemahkan melalui pertukaran pengetahuan, penguatan pendidikan, serta kolaborasi nyata antarelemen bangsa.
Semangat itulah yang diharapkan menjadi salah satu modal penting dalam mempersiapkan generasi Indonesia menuju visi Indonesia Emas. (SAT)


Posting Komentar