DKLPT Tunjuk Billy Martasandy sebagai Majelis Pakar, Fokus Inovasi Pendidikan Tinggi

Redaksi
Tambahkan
...
0
Akademisi dan praktisi sumber daya manusia, Billy Martasandy (Doc. Istimewa)

SURAT KABAR, BANDUNG – Akademisi dan praktisi sumber daya manusia, Billy Martasandy, S.Psi., M.Si., Ph.D, resmi diangkat sebagai anggota Majelis Pakar Asosiasi Dosen Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi (DKLPT). Penunjukan ini menempatkannya di jajaran tokoh yang dipercaya memberikan arah strategis bagi pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.

Pengangkatan tersebut menambah daftar pakar yang terlibat dalam wadah kolaboratif lintas kampus dan sektor. DKLPT dikenal sebagai forum yang menghimpun akademisi, praktisi, serta pemangku kepentingan untuk merumuskan rekomendasi kebijakan dan penguatan tata kelola perguruan tinggi.

Billy Martasandy selama ini dikenal aktif dalam pengembangan sumber daya manusia dan kepemimpinan. Ia juga terlibat dalam berbagai program penguatan kapasitas institusi pendidikan melalui Martasandy Group Indonesia.

Dalam keterangannya, Billy menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi nasional.

“Ini adalah amanah besar. Saya berharap dapat memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif, terutama dalam mendorong inovasi, kolaborasi lintas sektor, dan peningkatan kualitas lulusan yang adaptif terhadap tantangan global,” ujarnya.

DKLPT berperan sebagai mitra strategis dalam mendorong relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri dan dinamika perkembangan zaman. Lembaga ini juga berfokus pada penyusunan rekomendasi kebijakan serta peningkatan mutu perguruan tinggi secara berkelanjutan.

Keberadaan Majelis Pakar menjadi elemen kunci dalam organisasi tersebut. Para anggotanya diharapkan mampu menghadirkan perspektif berbasis keilmuan dan pengalaman praktis, sekaligus menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan dunia kerja.

Dengan bergabungnya Billy Martasandy, DKLPT diyakini dapat semakin memperkuat perannya dalam mendorong transformasi pendidikan tinggi, khususnya di tengah tantangan era digital dan disrupsi global.

Pengangkatan ini sekaligus mencerminkan kepercayaan terhadap kapasitas Billy sebagai pemikir dan praktisi yang dinilai mampu menghadirkan gagasan baru dalam pengembangan kebijakan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. (SAT)

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar