Iklan

Sering Skip Sarapan? Ini Manfaat Makan Sehat Pagi Hari yang Jarang Disadari Tubuh

Posting Komentar
Menu Sarapan Pagi

SURAT KABAR - Banyak orang masih suka menyepelekan sarapan. Alasannya klasik, bangun kesiangan, nggak sempat masak, atau merasa perut belum butuh diisi. 

Padahal, berbagai sumber kesehatan seperti detikHealth dan Halodoc berkali-kali menegaskan kalau makan sehat di pagi hari punya peran penting buat tubuh dan otak. Bukan sekadar mengganjal perut, sarapan adalah “starter” utama buat aktivitas seharian.

Secara sederhana, sarapan pagi membantu mengembalikan energi tubuh setelah semalaman berpuasa. Saat tidur, tubuh tetap bekerja memperbaiki sel dan mengatur hormon, sehingga cadangan energi berkurang. 

Kalau pagi-pagi langsung beraktivitas tanpa makan, tubuh dipaksa bekerja dalam kondisi “low fuel”. Dampaknya bisa langsung terasa, mulai dari lemas, sulit fokus, sampai emosi yang gampang naik turun.

Menurut informasi yang sering dibagikan di kanal kesehatan, sarapan sehat berperan besar dalam menjaga konsentrasi dan daya ingat. Asupan nutrisi di pagi hari membantu otak mendapatkan glukosa yang cukup, sehingga proses berpikir jadi lebih optimal. 

Ini penting banget buat pelajar, mahasiswa, sampai pekerja yang butuh fokus tinggi sejak pagi. Nggak heran kalau orang yang rutin sarapan cenderung lebih produktif dan nggak gampang ngantuk.

Soal menu, sarapan sehat nggak harus ribet atau mahal. Prinsipnya adalah seimbang. Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, atau oatmeal bisa jadi sumber energi utama. 

Lalu, lengkapi dengan protein dari telur, tahu, tempe, atau susu agar tubuh kenyang lebih lama. Jangan lupa serat dari buah dan sayur, karena selain baik buat pencernaan, serat juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

DetikHealth dan Halodoc juga sering mengingatkan untuk menghindari sarapan tinggi gula dan lemak berlebihan. Donat manis, minuman kemasan, atau gorengan memang praktis, tapi efek kenyangnya nggak bertahan lama. 

Setelah itu, tubuh justru gampang lapar dan energi cepat turun. Kalau dikonsumsi terus-menerus, kebiasaan ini bisa berdampak buruk buat kesehatan, termasuk meningkatkan risiko obesitas dan gangguan metabolik.

Menariknya, sarapan sehat juga berhubungan dengan pola makan sepanjang hari. Orang yang melewatkan sarapan cenderung makan berlebihan di siang atau malam hari. 

Ini karena tubuh “membalas” kekurangan energi di pagi hari dengan rasa lapar yang lebih besar. Jadi, sarapan justru bisa membantu mengontrol porsi makan dan menjaga berat badan tetap ideal.

Buat yang nggak punya banyak waktu, sarapan tetap bisa disiasati. Smoothie buah dengan tambahan protein, roti gandum isi telur, atau sekadar buah dan segelas susu sudah jauh lebih baik dibanding tidak makan sama sekali. Kuncinya bukan soal sempurna, tapi konsisten.

Intinya, makan sehat di pagi hari adalah investasi kecil dengan dampak besar. Tubuh lebih bertenaga, pikiran lebih fokus, dan mood lebih stabil. Jadi, sebelum sibuk mengejar aktivitas, ada baiknya luangkan sedikit waktu buat sarapan. Karena hari yang baik, sering kali dimulai dari pagi yang terisi dengan nutrisi yang tepat. (SAT)

Related Posts

Posting Komentar