Penyerahan santunan ini disebut Iwan sebagai bagian dari komitmennya kepada konstituen inti, sekaligus bentuk tanggung jawab moral setelah dirinya dipercaya menduduki kursi legislatif.
“Alhamdulillah saya sekarang menduduki kursi legislatif kota Cimahi. Sebagai bentuk komitmen saya kepada konstituen inti, saya memberikan santunan dari BPJS Ketengakerjaan kepada Alm Bapak Ateng yang terkena serangan jantung meninggal secara mendadak,” ungkap Iwan, Rabu, 11 Desember 2024.
Ia menjelaskan bahwa santunan kematian tersebut dapat segera diproses dan dicairkan untuk ahli waris, sehingga bisa langsung dimanfaatkan oleh keluarga yang ditinggalkan. Iwan juga menyampaikan doa bagi almarhum dan keluarganya.
“Semoga almarhum tenang di alam barzah dan diterima di sisi Alloh SWT dan keluarga yang ditinggalkan di berikan kesabaran,” ujarnya.
Lebih lanjut, Iwan berharap santunan tersebut tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya saling berbagi dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
“Manfaatkanlah santunan ini sebagai warisan dari alm, semoga bisa mengilhami semua agar kita bisa berbagi dan bermanfaat untuk orang banyak,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Iwan turut menekankan pentingnya perlindungan ketenagakerjaan bagi para pekerja, khususnya sektor informal. Menurutnya, BPJS Ketenagakerjaan merupakan instrumen penting untuk meminimalkan risiko sosial akibat kecelakaan kerja maupun kematian.
Ia menjelaskan bahwa tenaga kerja informal yang bekerja secara perseorangan dapat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan memperoleh manfaat perlindungan yang memadai.
Jika terjadi kecelakaan kerja pada pekerja informal seperti tukang bakso, tukang cilok, atau tukang ojek, yang bersangkutan akan mendapatkan jaminan pengobatan hingga sembuh dan dapat kembali bekerja. Sementara itu, apabila meninggal dunia, ahli waris berhak menerima santunan kematian.
Langkah ini dinilai sebagai contoh konkret bagaimana kebijakan perlindungan sosial dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, sekaligus menegaskan peran wakil rakyat tidak berhenti pada fungsi legislasi, tetapi juga pada keberpihakan nyata terhadap kesejahteraan warga. (SAT)


Posting Komentar
Posting Komentar