SURAT KABAR, BANDUNG BARAT - RSUD Cikalongwetan terus berdiri kokoh sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan sekitarnya. Tak terasa, rumah sakit daerah ini kini telah menjejak usia yang ke-9 tahun.
Sejak melayani warga pada 2017 silam, RSUD Cikalongwetan diproyeksikan sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin hak kesehatan masyarakat tanpa terkecuali.
Menandai momen berharga hari jadinya, masyarakat pun diajak merasakan langsung manfaat keberadaan rumah sakit ini melalui gelaran Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Senin (10/8/2026).
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, hadir langsung di tengah hangatnya peringatan HUT RSUD Cikalongwetan. Di hadapan para jajaran dan tenaga kesehatan, ia menitipkan pesan mendalam mengenai esensi pelayanan prima yang menyentuh hati masyarakat.
"Saya berpesan, pokoknya di rumah sakit, jangan menyulitkan masyarakat. Jangan dipikirkan dulu soal administrasi, pokoknya ditangani dulu keluhannya, nah administrasi dan lain-lain itu urusan belakangan," ujar Jeje saat ditemui di lokasi, Senin (10/8/2026).
Jeje menegaskan, setiap pasien berhak mendapatkan standar perawatan, obat-obatan, serta tindakan medis yang setara sesuai indikasi medisnya. Ia juga mewanti-wanti agar kualitas pelayanan, termasuk fasilitas ruang perawatan bagi pasien BPJS Kesehatan, tidak boleh dibeda-bedakan.
"Tadi sudah berbicara dengan Pak Direktur, alhamdulillah sudah tidak terjadi antrean dan penumpukan pasien, karena sekarang sudah memakai sistem antrean melalui WhatsApp. Jadi tidak perlu mengantre," kata Jeje.
Di sisi lain, Jeje turut memberikan catatan khusus kepada para dokter spesialis agar senantiasa disiplin waktu dalam memberikan pelayanan. Baginya, rasa sakit warga tak boleh ditambah dengan ketidakpastian akibat menunggu lama hadirnya tenaga medis.
"Dokter spesialis agar lebih disiplin dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Saya minta jadwal pelayanan dokter spesialis diperhatikan, jangan sampai masyarakat sulit menemui dokter karena jadwal terlambat," tegas Jeje.
Sebagai bentuk komitmen berkesinambungan, Pemkab Bandung Barat berjanji akan terus membenahi dan menambah fasilitas kesehatan di rumah sakit tersebut. Langkah ini dilakukan agar pelayanan publik dapat berjalan semakin optimal sekaligus adaptif menghadapi tantangan zaman.
"Pemkab Bandung Barat mendorong agar fasilitas pelayanan kesehatan mampu meningkatkan mutu, pelayanan harus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Saya apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUD yang sudah memberikan dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat," pungkas Jeje. (SAT)



Posting Komentar