Jelang Purnabakti, Pemkot Cimahi Ingatkan 115 PNS Tak Boleh Gagap Hadapi Masa Pensiun

Redaksi
Tambahkan
...
0
PNS Pemerintahan Kota Cimahi (Istimewa)

SURAT KABAR, CIMAHI - Sebanyak 115 PNS Cimahi yang segera memasuki masa purnabakti mendapat pembekalan dari Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Cimahi.

Pembekalan PNS Cimahi ini tidak hanya membahas persoalan administrasi kepegawaian dan hak pensiun. Para calon pensiunan juga mendapat materi mengenai pengelolaan keuangan, kesehatan, kesiapan mental, hingga berbagai aktivitas yang bisa dijalankan setelah tidak lagi aktif sebagai aparatur sipil negara.

Para peserta merupakan PNS Cimahi yang akan memasuki masa purnabakti mulai 1 Oktober 2026 hingga Juni 2027. Kegiatan pembekalan purnabakti PNS Cimahi tersebut digelar selama dua hari dengan menggabungkan metode daring dan luring.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Cimahi berupaya memastikan para calon pensiunan tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memiliki bekal untuk menghadapi perubahan kehidupan setelah memasuki masa pensiun.

Kepala BKPSDMD Kota Cimahi, Siti Fatonah, mengatakan masa purnabakti PNS Cimahi bukan sekadar akhir dari perjalanan sebagai ASN. Menurutnya, pensiun merupakan fase peralihan menuju kehidupan bermasyarakat yang perlu dipersiapkan secara matang.

“Pembekalan ini memiliki beberapa tujuan, antara lain memberikan wujud kepedulian, perhatian, dan apresiasi tertinggi dari Pemkot Cimahi atas kesetiaan, loyalitas, dan kinerja selama menjalankan tugas sebagai ASN,” ujar Siti, Selasa (29/9/2026).

Salah satu materi utama dalam pembekalan PNS Cimahi adalah mengenai administrasi pensiun dan hak yang akan diterima ketika memasuki masa purnabakti. Pemahaman ini dinilai penting agar setiap calon pensiunan mengetahui tahapan yang harus dipersiapkan sejak awal.

Dengan memahami prosedur tersebut, proses peralihan dari pegawai aktif menuju pensiunan diharapkan dapat berlangsung lebih tertib dan lancar. Hal ini menjadi bagian penting dalam persiapan pensiun ASN di lingkungan Pemkot Cimahi.

“Tujuan lainnya adalah memberikan informasi mengenai proses administrasi dan hak purnabakti,” ucapnya.

Tak berhenti pada administrasi, Pemkot Cimahi juga membekali para calon pensiunan dengan pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan. Materi tersebut diberikan sebagai persiapan menghadapi perubahan kondisi pendapatan setelah tidak lagi berstatus sebagai pegawai aktif.

Melalui pembekalan purnabakti PNS Cimahi, para peserta didorong mulai menyusun perencanaan keuangan berdasarkan kebutuhan dan kondisi masing-masing. Kesiapan finansial menjadi salah satu aspek yang dinilai penting agar kehidupan setelah pensiun dapat dijalani secara lebih mandiri.

Selain finansial, pembekalan PNS Cimahi juga diarahkan agar para calon pensiunan tetap produktif setelah meninggalkan rutinitas pemerintahan. Mereka diharapkan tetap dapat memberikan kontribusi melalui kegiatan sosial, komunitas, maupun aktivitas lain sesuai kemampuan dan minat.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Cimahi, Mochamad Rony, mengatakan persiapan menghadapi pensiun ASN sebaiknya dilakukan sejak jauh hari. Salah satunya dengan mulai menentukan berbagai aktivitas yang akan dijalani setelah rutinitas kedinasan berakhir.

Menurut Rony, masa purnabakti PNS Cimahi justru dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan hobi maupun melakukan berbagai kegiatan positif yang sebelumnya sulit dilakukan karena kesibukan sebagai ASN.

“Memasuki purnabakti tentunya lebih leluasa untuk mulai belajar menjaga keseimbangan hidup, seperti merencanakan liburan, melakukan hobi, dan hal-hal yang memberi kebahagiaan,” kata Rony.

Rony juga mengingatkan para calon pensiunan PNS Cimahi agar tetap menjaga hubungan sosial ketika memasuki masa purnabakti. Di tengah perkembangan teknologi informasi, komunikasi dengan masyarakat dan lingkungan sosial dinilai tetap dapat dipertahankan.

Teknologi juga dapat dimanfaatkan para pensiunan ASN Cimahi untuk membangun komunitas, menjaga silaturahmi, hingga merencanakan berbagai kegiatan bersama, termasuk reuni maupun perjalanan wisata.

Menurut Rony, persiapan menghadapi pensiun ASN tidak cukup hanya berfokus pada administrasi dan kondisi keuangan. Kesehatan fisik serta kesiapan mental juga menjadi bagian yang perlu mendapat perhatian sebelum memasuki masa purnabakti.

Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, PNS Cimahi yang memasuki masa pensiun diharapkan mampu menjalani kehidupan baru secara mandiri, sehat, produktif, dan tetap memiliki aktivitas yang bermakna di tengah masyarakat. (SAT)

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar