SURAT KABAR, CIMAHI – Persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk aksi begal dan geng motor, menjadi perhatian dalam pengarahan Bhabinkamtibmas se-Jawa Barat yang digelar di Mapolres Cimahi, Senin (10/08/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para Bhabinkamtibmas jajaran Polda Jawa Barat, baik secara langsung di Polres Cimahi maupun melalui sambungan Zoom. Pengarahan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian dalam membangun komunikasi sekaligus menjaga kedekatan dengan masyarakat.
Dalam arahannya, Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., menekankan agar Bhabinkamtibmas semakin aktif hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, kedekatan tersebut penting agar warga memiliki sosok polisi yang mudah ditemui dan dipercaya ketika menghadapi persoalan di lingkungannya.
“Untuk para Bhabinkamtibmas, kami mengharapkan mereka supaya lebih dekat lagi dengan masyarakat. Mereka bisa menjadi motivasi dan menjadi tempat keluh kesah masyarakat,” ujar Irjen Pol. Mardiyono.
Ia menegaskan, keberadaan Bhabinkamtibmas tidak semestinya hanya terlihat ketika terjadi persoalan. Para personel juga dituntut mampu memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang muncul di tengah masyarakat.
"Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan sosial diharapkan dapat diselesaikan sejak dini sebelum berkembang menjadi permasalahan hukum," tegas Irjen Pol. Mardiyono.
Menurut Irjen Pol. Mardiyono, persoalan yang muncul di tengah masyarakat tidak seluruhnya harus langsung diselesaikan melalui proses penegakan hukum. Jika memungkinkan, penyelesaian dapat lebih dahulu ditempuh melalui dialog dan komunikasi dengan melibatkan forum Bhabinkamtibmas, unsur masyarakat, serta pihak-pihak terkait.
"Menurut Irjen Pol. Mardiyono, tidak seluruh persoalan yang terjadi di masyarakat harus langsung dibawa ke ranah penegakan hukum. Apabila memungkinkan, permasalahan tersebut dapat terlebih dahulu diselesaikan melalui pendekatan dialog, komunikasi, serta forum Bhabinkamtibmas dengan melibatkan unsur masyarakat dan pihak terkait," tambahnya.
Di sisi lain, persoalan geng motor dan aksi begal turut menjadi perhatian dalam pengarahan tersebut. Saat ditanya mengenai persoalan itu, Irjen Pol. Mardiyono mengatakan jajaran kepolisian perlu menindaklanjuti berbagai laporan dan masukan yang diterima dari masyarakat.
Ia menyebut, pihaknya bahkan telah mendapatkan masukan terkait persoalan begal yang terjadi di wilayah Kota Cimahi. Kondisi tersebut kemudian disampaikan kepada jajaran terkait agar segera mendapatkan tindak lanjut.
“Kebetulan tadi malam kita mendapat masukan dari masyarakat kaitan dengan begal ini. Kita sampaikan kepada mereka supaya bisa menindaklanjuti permasalahan begal yang ada di Kota Cimahi,” kata Irjen Pol. Mardiyono.
Pengarahan tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus penguatan bagi para Bhabinkamtibmas dalam menjalankan tugas di wilayah binaannya masing-masing.
Bhabinkamtibmas diharapkan tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi penghubung utama antara kepolisian dan masyarakat, terutama dalam menyerap aspirasi serta mendeteksi potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
"Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyerap aspirasi, mencegah gangguan kamtibmas, serta menciptakan rasa aman bagi seluruh warga," tandas Irjen Pol. Mardiyono. (SAT)


Posting Komentar