![]() |
| KURANG PJU: Suasana Jalan Desa Sariwangi pada malam hari yang gelap karena terbatasnya penerangan jalan umum (Istimewa) |
SURAT KABAR, KBB - Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di kawasan Jalan Raya Mekarwangi, Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, memicu kekhawatiran warga. Kondisi jalan yang gelap pada malam hari dinilai meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas sekaligus membuka peluang terjadinya tindak kriminal.
Keluhan warga bukan tanpa alasan. Jalur tersebut merupakan akses yang cukup padat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, bahkan hingga larut malam. Namun, keterbatasan penerangan membuat jarak pandang pengendara menjadi terbatas.
Salah seorang warga, Satria (30), menyebut kondisi ini telah berlangsung lama tanpa penanganan berarti dari pemerintah daerah.
“Kalau malam kondisinya gelap sekali, jarak pandang terbatas dan itu sangat berbahaya bagi pengendara,” ujar Satria, Kamis (2/4/2026).
Ia menilai, pemerintah perlu segera memasang lampu penerangan jalan, khususnya di titik-titik rawan yang kerap dilalui masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Selain penerangan, warga juga menyoroti minimnya fasilitas keselamatan lain, seperti rambu lalu lintas dan cermin tikungan. Keberadaan fasilitas tersebut dinilai penting untuk mengurangi potensi kecelakaan, terutama di jalur yang memiliki kontur menanjak dan berkelok.
Keluhan serupa disampaikan Heri (57), yang mengaku pernah mengalami kecelakaan ringan akibat kondisi jalan yang gelap.
“Pernah jatuh karena tidak terlihat kendaraan dari arah berlawanan, apalagi saat hujan kondisi jadi lebih berbahaya,” kata Heri.
Menurut dia, kondisi jalan yang licin dan menanjak saat hujan memperbesar risiko kecelakaan. Insiden serupa, kata dia, bukan hal baru dan kerap terjadi, terutama pada malam hari dan musim hujan.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Perhubungan segera melakukan survei lapangan dan merealisasikan pemasangan penerangan jalan umum di kawasan tersebut.
“Harapannya ada perhatian serius dari pemerintah, karena ini jalur ramai dan menyangkut keselamatan banyak orang,” pungkas Heri. (SAT)


Posting Komentar