Sebesar $20K lebih diberikan kepada keluarga Gadis Toronto yang meninggal setelah jatuh sakit diatas penerbangan Air Canada

Sebesar $20K lebih diberikan kepada keluarga Gadis Toronto yang meninggal setelah jatuh sakit diatas penerbangan Air Canada

Sebesar $20K lebih diberikan kepada keluarga Gadis Toronto yang meninggal setelah jatuh sakit diatas penerbangan Air Canada

Sebesar $20K lebih diberikan kepada keluarga Gadis Toronto yang meninggal setelah jatuh sakit diatas penerbangan Air Canada

Lebih dari $ 20.000 telah dikumpulkan untuk membantu menutupi biaya pemakaman bagi seorang gadis Toronto 10 tahun yang meninggal di sebuah rumah sakit Irlandia pada malam Natal setelah jatuh sakit pada penerbangan Toronto-to-London Air Canada

Kakak gadis itu, Fedelia Oo, mengatakan pada halaman GoFundMe bahwa dia dan tiga adik-adiknya bepergian ke Nigeria untuk mengunjungi kerabat saat Madra mengalami serangan jantung pada penerbangan. Penerbangan dialihkan ke Shannon, Irlandia sehingga dia bisa menerima perawatan medis.

“Dia mengalami sakit di pesawat dan meskipun upaya beberapa petugas medis didalam pesawat mereka tidak bisa menyelamatkannya,” tulis Fedelia. “Kami telah di Irlandia sejak saat itu, menunggu untuk mengambil saudari kita tercinta kembali ke Kanada.”

Dana sumbangan sebesar $ 15,000 tujuan donasi online untuk membantu biaya pemakaman penutup Madra ini dicapai dalam waktu kurang dari dua hari sejak pertama kali diposting pada 27 Desember

Fedelia menjelaskan adik-adiknya berasal dari keluarga single parent yang tidak mampu membiaya “penguburan yang layak untuk Madra kita tercinta.”

“Setiap bantuan yang dapat Anda berikan akan sangat dihargai oleh keluarga kami selama ini dari kehancuran dan kesedihan,” tulisnya.

Air Canada, memberi keterangan bahwa dokter dan perawat berada di dalam pesawat dan membantu awak pesawat membantu anak.

kru darurat bertemu pesawat ketika mendarat di Irlandia, tapi pihak medis setempat menyatakan gadis kecil itu tewas di rumah sakit.

“Madra itu adalah lentera hidup kita, dia membawa sukacita dan kebahagiaan rumah tangga kami dan kami tidak akan pernah sama tanpa dia, namun kami akan tetap mengingatnya dalam kenangan kami,” kata Fedelia.

Dalam email balasan untuk penyelidikan dari Global News, keluarga menolak wawancara dan meminta privasi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*