Perdana Menteri Jepang Mengunjungi Pearl Harbour

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Mengunjungi Pearl Harbour

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Mengunjungi Pearl Harbour

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Mengunjungi Pearl Harbour

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah mengunjungi pangkalan angkatan laut Amerika Serikat di Pearl Harbor di Hawaii. serangan mendadak Jepang pada pangkalan angkatan laut pada 7 Desember 1941 menyebabkan Amerika Serikat bergabung pada Perang Dunia II.

Perdana Menteri Shinzo Abe tidak meminta maaf atas serangan tersebut namun menyampaikan rasa belasungkawa atas insiden tersebut. Dia mengatakan: “Presiden Obama, orang-orang dari Amerika Serikat dan orang-orang di seluruh dunia, sebagai Perdana Menteri Jepang, saya menyampaikan belasungkawa yang tulus dan abadi saya untuk jiwa-jiwa orang-orang yang kehilangan nyawa mereka di sini.”

Abe juga membayar upeti kepada orang-orang yang tewas dalam serangan itu. Dia mengatakan: “Kami tidak pernah harus mengulangi kengerian perang lagi ini adalah sumpah khidmat orang-orang Jepang telah diambil..” Presiden Obama menyambut Abe, “dalam semangat persahabatan”.

Sebanyak 353 pesawat Jepang menyerang pangkalan AS di Pearl Harbor, menewaskan 2.403 personel AS. Serangan 75 menit juga merusak atau menghancurkan 19 kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat. Shinzo Abe adalah Perdana Menteri Jepang pertama selama puluhan tahun yang mengunjungi Pearl Harbor dan yang pertama datang mengunjungi tugu peringatan di sis kapal perang cekung USS Arizona.

Abe mengakui peran AS dalam membangun kembali Jepang setelah Perang Dunia II. Dia mengatakan: “Ketika perang berakhir dan Jepang adalah negara yang terbakar habis dimaan reruntuhan sejauh mata memandang, yang menderita kemiskinan menyedihkan, itu adalah Amerika Serikat dan orang yang baik yang murah hati mengirimkan makanan untuk makan dan pakaian untuk dipakai. ” Dia menambahkan bahwa persahabatan antara Amerika Serikat dan Jepang merupakan “aliansi harapan” yang kekal.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*