Materi pelatihan ofensif dibalik keputusan Indonesia untuk menghentikan kerjasama militer dengan Australia

Materi pelatihan ofensif dibalik keputusan Indonesia untuk menghentikan kerjasama militer dengan Australia

Materi pelatihan ofensif dibalik keputusan Indonesia untuk menghentikan kerjasama militer dengan Australia

Materi pelatihan ofensif dibalik keputusan Indonesia untuk menghentikan kerjasama militer dengan Australia

Hubungan militer AUSTRALIA’S dengan Indonesia telah ditangguhkan atas bahan pelatihan ofensif di sebuah pangkalan pasukan khusus Australia, ABC melaporkan.
Seorang juru bicara militer Indonesia mengatakan kerjasama antara militer Australia dan Indonesia dihentikan dan akan berlaku segera.

Menurut ABC, kelompok pasukan khusus Indonesia Kopassus dihina dengan materials pelatihan dilaminasi dan dipertontonkan di pusat pangkalan Australia di Perth. Materi yang diduga merendahkan prinsip-prinsip Indonesia pada Pancasila – yang mendirikan prinsip yang berkaitan dengan negara Indonesia, dilaporkan koran Indonesia Kompas.

 

Mayor Jenderal Wuryanto belum dikonfirmasi alasan untuk suspensi, dan mengatakan itu untuk hal-hal teknis, dan bahwa ada “naik turunya dalam setiap kerjasama antara dua kekuatan nasional”.

Mayjen Wuryanto enggan menjelaskan secara rinci mengenai laporan itu. Namun, dia tidak membantah bahwa insiden tersebut merupakan hal yang menyebabkan penundaan kerja sama militer kedua negara.

“Mungkin salah satunya seperti itu, tapi banyak hal-hal terkait yang harus disempurnakan untuk diperbaiki,” ujarnya.

Mayjen Wuryanto mengatakan penundaan yang berlaku pada pertengahan Desember 2016 itu mencakup kerja sama di segala aspek, termasuk kerja sama teknis serta pelatihan militer antara kedua negara.

Belum diketahui sampai kapan pembekuan kerja sama ini akan dilakukan. “Belum (pasti sampai kapan), mudah-mudahan secepatnya. Koordinasi terus dilaksanakan antara TNI dan Angkatan Bersenjata Australia, tetap ada pembicaraan, ada komunikasi.”

Penghentian kerja sama militer antara Indonesia dan Australia bukan hal yang baru.

Pada November 2013, Kementerian Pertahanan Indonesia menyatakan, Indonesia telah menghentikan setidaknya tiga kerja sama militer dengan Australia, terkait tuduhan penyadapan terhadap sejumlah pejabat penting Indonesia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*